Jadi Pelatih Sementara Persebaya, Sugiantoro Bangkitkan Motivasi Pemain

oleh Aditya Wany diperbarui 13 Agu 2019, 05:15 WIB
Sugiantoro menjalani hari perdana sebagai pelatih caretaker Persebaya dengan memimpin latihan di Lapangan Polda Jatim (12/8/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Sugiantoro sudah menjalani hari perdananya sebagai pelatih sementara Persebaya pada Senin sore (12/8/2019). Dia memimpin latihan Bajul Ijo di Lapangan Polda Jatim, Surabaya.

Saat briefing sebelum memulai latihan, pria yang dikenal dengan nama Bejo Sugiantoro itu menyampaikan pesan motivasi untuk pemain. Dia ingin Ruben Sanadi dkk. terus bersemangat setelah Djadjang Nurdjaman dipecat dari jabatan pelatih kepala.

Advertisement

"Tujuan saya hari ini adalah memotivasi pemain dengan tidak adanya coach Djanur (sapaan Djadjang). Mereka pasti merasakan dampak, sedikit atau banyak," kata mantan libero Persebaya itu.

"Tapi, saya menggarisbawahi di sini, saya kembalikan motivasi itu supaya fokus. Harga diri sebagai sebagai pemain profesional harus dibuktikan melawan Arema," imbuh pria berusia 42 tahun itu.

Persebaya bakal menghadapi tantangan berat setelah kepergian Djanur. Bajul Ijo harus menjalani duel kontra Arema dalam pertandingan pekan ke-14 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (15/8/2019).

Laga bertajuk Derbi Jatim itu sarat rivalitas dan gengsi. Bejo, yang berstatus mantan pemain Persebaya, sangat paham dengan Derbi Jatim. Dia ingin membagikan pengalamannya untuk pemainnya.

"Sebetulnya tidak hanya ditularkan, kami harus bermain dengan gaya kami sendiri, ngeyel, ngosek, dan wani. Itu cukup bagi saya. Bonek (suporter Persebaya) nanti tahu akan menilai sperti apa pemain dan tim Persebaya nantinya," imbuh Bejo.

2 dari 2 halaman

Permainan Agresif

Persebaya saat sesi latihan. (Bola.com/Aditya Wany)

Persebaya kini dalam target membuktikan permainan agresif sesuai karakter sejati tim selepas kepergian Djanur. Gaya permainan itu sebelumnya dianggap kurang tergambar saat masih ditangani Djanur.

Dengan dipimpin Bejo, Persebaya harus mengembalikan permainan itu kepada Bonek. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan saat mereka bertandang ke markas Arema.