Sugiantoro Bicara Khusus dengan Pemain Asing Persebaya Jelang Melawan Arema

oleh Aditya Wany diperbarui 13 Agu 2019, 22:45 WIB
Pelatih sementara Persebaya, Sugiantoro, mengajak pemain asing bicara khusus, Selasa (13/8/2019), jelang melawan Arema. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Pemain asing Persebaya saat ini menjadi sorotan. Performa Damian Lizio (Bolivia), Manuchehr Jalilov (Tajiskitan), dan Amido Balde (Guinea-Bissau) dinilai menurun.

Pelatih sementara Persebaya, Bejo Sugiantoro, sampai melakukan pendekatan khusus bersama mereka. Dia mengajak ketiga pemain itu, ditambah Otavio Dutra dan David da Silva, untuk berbincang seusai latihan di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Selasa (13/8/2019).

Advertisement

"Potensi mereka harus lebih dari pemain lokal. Saya meminta mereka untuk memotivasi diri. Karena mereka mengalami perubahan pada mereka," kata Bejo.

Pemain asing Persebaya itu perlu meningkatkan diri setelah kepergian Djadjang Nurdjaman. Apalagi, Persebaya bakal menghadapi laga penting bertajuk Derbi Jatim di markas Arema, Kamis (15/8/2019).

"Sebenarnya, itu (jika ada peningkatan) positif buat mereka sendiri. Tugas saya memotivasi mereka di latihan lewat rotasi. Akhirnya muncul kemauan dan kemampuan yang sesungguhnya. Itu positif," ucap Bejo.

Pelatih berusia 42 tahun itu menegaskan pentingnya peran pemain asing dalam Persebaya. Kualitas mereka menurutnya seharusnya bisa melebihi pemain lokal.

"Pemain asing itu menentukan sebuah tim. Kalau tidak punya penampilan yang meyakinkan buat kami, risikonya kembali ke mereka sendiri. Mereka datang ke sini harus menunjukkan kemampuan," ujar Bejo.

"Itu jadi keputusan apakah mereka akan lanjut atau tidak di putaran kedua. Selama terpendam, saya tidak tahu potensi mereka," imbuh legenda hidup Persebaya tersebut.

2 dari 2 halaman

Otavio Dutra Jadi Penerjemah

Bek Persebaya, Otavio Dutra, yang masih menjalani proses jadi WNI mendapat panggilan ke TC Timnas Indonesia. (Bola.com/Aditya Wany)

Menariknya, Bejo mengalami kendala bahasa saat berbicara denga pemain asing itu. Dia masih belum terlalu lancar berbahasa Inggris. Sementara pemain asingnya tidak bisa berbahasa Indonesia.

Selama menyampaikan pesan, Bejo meminta bantuan kepada Dutra. Pemain asal Brasil itu lancar berbicara bahasa Indonesia dan kini sudah berstatus sebagai WNI.

Stoper berusia 35 tahun itu bisa menerjemahkan pesan Bejo dengan bahasa Inggris, Spanyol, atau Portugis, kepada rekan-rekannya. "Untung ada Dutra, jadi tidak ada masalah," tutur Bejo.