Gandeng Paxel, PSSI Punya Gudang Penyimpanan untuk Logistik Timnas Indonesia

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 31 Agu 2019, 18:15 WIB
Kolaborasi antara PSSI dengan Paxel untuk menangani logistik Timnas Indonesia. (Bola.com/Muhammad Adiyaksa).

Bola.com, Jakarta - PSSI menggandeng perusahaan startup logistik Paxel untuk menangani seluruh kebutuhan logistik Timnas Indonesia. Kini, PSSI punya gudang penyimpanan bagi seluruh peralatan mulai dari seragam, bola, dan lain-lain.

"Buat PSSI, kerja sama ini menjadi indikator menuju profesional. Berpartner dengan persuahaan profesional. PSSI dulu tak punya gudang karena tak punya kapabilitas," ujar Deputi Sekjen PSSI Bidang Pengembangan Bisnis PSSI, Marsal Masita, saat konferensi pers kolaborasi antara PSSI dengan Paxel di Garuda Sports Cafe, Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Sabtu (31/8/2019).

Advertisement

Paxel menghadirkan smart inventory management dengan mendedikasikan satu gudang khusus untuk PSSI di Jakarta Barat.

"Kami akhirnya punya gudang dari Paxel. Kami mendapatkan fasilitas dari Paxel. Selain gudang, mereka memberikan keamanan dan pengemasan untuk seluruh kebutuhan Timnas Indonesia," kata Marsal.

Jalinan kemitraan antara PSSI dengan Paxel berlangsung setahun. Paxel akan menangani seluruh kebutuhan logistik Timnas Indonesia mulai dari keperluan untuk latihan hingga pertandingan.

"Paxel mendukung sepak bola Tanah Air. Paxel akan memastikan logistik untuk Timnas Indonesia sampai dengan cepat, di manapun lokasi Timnas Indonesia berada. Harapannya Timnas Indonesia dapat fokus berlatih tanpa memusingkan distribusi logistik," imbuh Chief Executive Officer (CEO) Paxel, Bryan Christanto.

2 dari 2 halaman

Disambut Positif Simon McMenemy

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. (Bola.com/Yoppy Renato)

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, menyambut positif kolaborasi antara PSSI dengan Paxel. Arsitek asal Skotlandia ini bersyukur ada pihak yang mengurusi logistik Timnas Indonesia.

McMenemy mengaku punya pengalaman buruk dengan ketersediaan logistik saat masih menangani Timnas Filipina pada 2010. Kala itu, seragam latihan yang disiapkan kurang sehingga membuatnya gusar.

"Saya punya pengalaman tak menyenangkan terkait logistik saat masih menjadi pelatih Filipina. Karena seragam latihan kurang, saya terpaksa mengubah materi latihan," tutur McMenemy.

Berita Terkait