Matteo Guendouzi: Dipanggil Timnas Prancis Bagaikan Mimpi

oleh Rizki Hidayat diperbarui 03 Sep 2019, 12:14 WIB
Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi, bersitegang dengan gelandang Tottenham Hotspur, Dele Alli, pada laga Premier League 2019 di Stadion Emirates, Minggu (1/9). Kedua tim bermain imbang 2-2. (AP/John Walton)

Bola.com, Paris - Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi, mengaku seperti bermimpi ketika mendapat panggilan memperkuat Timnas Prancis. Pasalnya, Guendouzi benar-benar sedang tertidur ketika kabar tersebut disampaikan kepadanya.

Pelatih Les Bleus, Didier Deschamps, telah mengumumkan daftar pemain untuk laga kualifikasi Piala Eropa 2020. Dari 23 nama yang diumumkan terselip Matteo Guendouzi.

Advertisement

Awalnya, pemain berusia 20 tahun tersebut akan memperkuat Timnas Prancis U-21 yang akan menjalani laga internasional. Namun, cederanya Paul Pogba membuat Guendouzi mendapatkan kesempatan membela Les Blues.

Dia pun berpeluang tampil saat Timnas Prancis menghadapi Albania pada 7 September dan Andorra, 11 September 2019, dalam laga Grup H kualifikasi Piala Eropa 2020.

"Sebenarnya, saya sedang tidur siang dan seseorang mengetuk pintu kamar saya. Saya tidak menjawab karena saya benar-benar tidur pulas. Lalu telepon saya berdering dan itu adalah pelatih (Timnas Prancis U-21, Sylvain Ripoli)," ujar Guendouzi.

"Dia berkata, 'Ini saya yang mengetuk pintu' dan seterusnya. Jelas saja saya bangun dan langsung membuka pintu! Dia kemudian berkata, 'Kemari Matteo, kita perlu bicara'. Dia berkata, 'Saya sangat menyukaimu tetapi kamu harus pergi," lanjutnya.

 

 

2 dari 3 halaman

Tak Menyangka

Pemain Arsenal, Matteo Guendouzi, berebut bola dengan pemain Cardiff City, Lee Peltier, pada laga Premier League di Stadion Emirates, Rabu (30/1). Arsenal menang 2-1 atas Cardiff City. (AP/Nick Potts)

Pemain bernama lengkap Matteo Elias Kenzo Guendouzi Olie itu pun tak menyangka bisa mendapatkan kesempatan membela Timnas Prancis. Baginya, masuk ke skuat Les Blues bagaikan sedang bermimpi.

"Saya berkata, 'Apa maksudmu saya harus pergi? Apa maksudmu? Dia berkata, 'Sebenarnya, kamu pergi dengan Timnas senior Prancis'. Pada awalnya saya tidak percaya, karena 10 menit sebelumnya saya tertidur, saya merasa itu masih mimpi!" papar Guendouzi.

"Pelatih dan saya, kami sudah melakukan pembicaraan yang bagus, dia menjelaskannya dengan baik. Itu saja, dia bilang saya masuk Timnas Prancis. Itu mimpi. Saya bahgia, saya harus mandi untuk mengembalikan kesadaran saya," paparnya.

Pemanggilan Matteo Guendouzi tak lepas dari performanya bersama Arsenal. Sejauh ini, dia selalu menjadi satu di antara pemain andalan di lini tengah The Gunners. Dia pun telah mencatatkan 52 penampilan dan mencetak satu gol.

3 dari 3 halaman

Daftar Pemain Timnas Prancis

Kiper: Alphonse Areola (PSG), Hugo Lloris (Tottenham Hotspur), Mike Maignan (Lille)

Bek: Leo Dubois (Lyon), Benjamin Pavard (Bayern Munchen), Clement Lenglet (Barcelona), Aymeric Laporte (Manchester City), Kurt Zouma (Chelsea), Raphael Varane (Real Madrid), Lucas Hernandez (Bayern Munchen), Lucas Digne (Everton)

Gelandang: Blaise Matuidi (Juventus), Steven Nzonzi (Galatasaray), Matteo Guendouzi (Arsenal), Moussa Sissoko (Tottenham Hotspur), Corentin Tolisso (Bayern Munchen)

Penyerang: Wissam Ben Yedder (AS Monaco), Kingsley Coman (Bayern Munchen), Nabil Fekir (Real Betis), Olivier Giroud (Chelsea), Antoine Griezmann (Barcelona), Jonathan Ikone (Lille), Thomas Lemar (Atletico Madrid)

Sumber: Metro