Kalah Dramatis, Pelatih Myanmar Akui Kualitas Individu Timnas Indonesia U-22

oleh Benediktus Gerendo PradigdoZulfirdaus Harahap diperbarui 07 Des 2019, 19:30 WIB
Striker Timnas Indonesia U-22, Osvaldo Haay, mengontrol bola saat melawan Myanmar U-22 di di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sabtu (7/12). Indonesia menang 4-2 atas Myanmar. (M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Manila - Timnas Indonesia U-22 berhasil memastikan tiket final sepak bola SEA Games 2019 setelah menang dramatis dengan skor 4-2 atas Myanmar dalam laga semifinal yang digelar di Stadion Rizal Memorial, Manila, Sabtu (7/12/2019). Pelatih Myanmar, Velizar Popov, mengakui Tim Garuda Muda memiliki kualitas individu yang lebih baik dari timnya dan memberikan apresiasi khusus kepada tim asuhannya.

Timnas Indonesia U-22 dan Myanmar bermain imbang tanpa gol dalam 45 menit pertama. Setelah itu, Tim Garuda Muda berhasil mencetak dua gol lewat Evan Dimas Darmono dan Egy Maulana Vikri pada menit ke-58 dan 71'.

Advertisement

Popov segera melakukan perubahan skema dengan memasukkan pemain baru, Aung Kaung Mann dan Win Naing Tun, yang sukses menjebol gawang Timnas Indonesia U-22 pada menit ke-79 dan 80'. Kedudukan imbang 2-2 pun bertahan hingga 90 menit berakhir.

Namun, Tim Garuda Muda tetap mampu memberikan perlawanan yang sangat ketat di babak tambahan, di mana akhirnya Osvaldo Haay dan Evan Dimas mencetak gol pada menit ke-101 dan 113'. Kemenangan 4-2 pun menjadi milik Timnas Indonesia U-22 yang menyegel tiket pertandingan final.

Popov menegaskan timnya sudah berusaha untuk memperlihatkan permainan terbaik saat menghadapi Timnas Indonesia U-22. Namun, pelatih asal Bulgaria itu juga harus mengakui kualitas pemain Timnas Indonesia U-22 memang lebih baik dari tim asuhannya.

"Pada akhirnya saya pikir hasil ini sudah bagus. Kami sudah mencoba untuk menyulitkan Indonesia dengan pembuktian semangat yang diperlihatkan pada babak pertama dan sepanjang waktu normal. Kami juga punya peluang yang bagus," ujar Popov.

"Secara keseluruhan, saya pikir Timnas Indonesia U-22 memang memiliki kualitas individu pemain yang lebih baik dari kami. Kemudian dalam situasi satu lawan satu. Kami kesulitan menghadapi mereka," lanjutnya.

Video

2 dari 2 halaman

Tetap Puas walau Kalah

Pelatih Timnas Myanmar U-22, Velizar Popov dalam konferensi pers jelang laga di Stadion Rizal Memorial, Manila, Jumat (6/12/2019). (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Kendati harus kalah 2-4 dan tersingkir di semifinal SEA Games 2019, Popov menilai tim asuhannya tak perlu berkecil hati. Pelatih asal Bulgaria itu menegaskan perjuangan yang diperlihatkan anak-anak asuhnya merupakan bukti timnya telah memperlihatkan upaya terbaik.

"Kami tidak perlu malu dengan kekalahan ini. Saya tetap bangga karena kami berjuang sampai akhir dan sudah melakukan yang terbaik. Jadi saya puas dengan permainan kami," ujar Popov.

"Semoga Timnas Indonesia U-22 beruntung di pertandingan final nanti," lanjut pelatih Myanmar itu mendoakan Tim Garuda Muda sambil mengakhiri keterangan persnya.

 

Pembaca Bola.com bisa menikmati sajian liputan eksklusif SEA Games 2019 Filipina dengan mengklik tautan ini.