Joko Susilo Terapkan Berbagai Variasi Permainan untuk Skuat Persik

oleh Gatot Susetyo diperbarui 01 Feb 2020, 14:45 WIB
Joko Susilo ingin pemain Persik bisa menempati minimal dua posisi berbeda pada Liga 1 2020. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Bola.com, Kediri - Joko Susilo terus bekerja keras menggembleng skuat Persik Kediri. Tiap pekan, selain mencekoki program fisik yang cukup berat, eks arsitek Arema itu juga mengenalkan berbagai skema permainan kepada Faris Aditama dkk. 

Tiap pekan, Joko Susilo memanfaatkan waktu empat hari khusus untuk menempa fisik pemain. Pada akhir pekan ditutup dengan uji coba melawan klub-klub lokal. Hingga kini, total skuat Persik Kediri telah melakoni empat laga uji coba. 

Advertisement

"Kami terus berkejaran dengan waktu kick-off Liga 1 2020. Jadi, waktu yang ada harus dimaksimalkan. Alhamdulillah, fisik pemain mulai banyak peningkatan. Kekuatan mereka masih 70 persen," kata Joko Susilo. 

Perihal hasil uji coba yang terus meningkat, pelatih asal Cepu, Jateng, ini punya misi khusus. 

"Pada uji coba pertama, skor akhir masih minim karena saya menerapkan permainan asli Persik Kediri yang dipakai di Liga 2 lalu. Berikutnya, saya memberi variasi permainan baru kepada pemain. Jadi di kompetisi nanti, saya banyak alternatif skema main yang disesuaikan dengan lawan yang dihadapi," tuturnya. 

2 dari 2 halaman

Ujian Racikan

Persik Kediri. (Bola.com/Dody Iryawan)

Variasi ini menurut pelatih yang akrab disapa Getuk ini agar permainan Macan Putih tidak monoton. 

"Saya kira pelatih tim lain pasti mempelajari gaya main Persik Kediri dari data di Liga 2 lalu. Jika kami terus pakai cara itu, lawan akan mudah membacanya. Makanya, saya harus siapkan skema lain yang tak bisa dibaca lawan," ujarnya. 

Pelatih yang pernah jadi penyerang handal saat aktif jadi pemain ini bakal menjajal dan mematangkan racikannya pada Piala Gubernur Jatim 2020. 

"Satu pekan ke depan fokus mematangkan skema permainan. Saya akan lihat hasilnya di Piala Gubernur nanti. Alhamdulillah, pemain sangat cerdas, karena mereka bisa cepat menyerap skema baru tersebut," ungkapnya.