Bola.com, Malang - Skuat Arema tidak lagi gonta-ganti bus untuk akomodasi tim tahun ini. Arema sudah mendapat pinjaman dari sponsor baru, MS Glow For Men, yang bisa digunakan musim 2020.
Kerja sama ini sudah diumumkan sejak Februari lalu. Namun, pihak sponsor butuh waktu untuk memodifikasi bus tersebut sesuai kebutuhan tim berjulukan Singo Edan ini.
Mulai branding bagian luar yang dicat dan ditempeli logo Arema dan sponsor, hingga tempat duduk dibuat untuk pemain, pelatih, dan ofisial tim.
Kini, proses pengerjaannya hampis selesai. Saat Bola.com berkunjung ke tempat bus tersebut di dekat Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Kamis (5/3/2020), proses pengecatannya tinggal separuh. Setelah itu baru interiornya yang dibenahi.
"Tapi, untuk pertandingan melawan Persib Bandung (8/3/2020), bus ini sudah siap digunakan. Mungkin besok sudah prosesi serah terima dengan Arema," kata Alvian Johansyah, Kepala Operasional Juragan 99, perusahaan penyedian bus Arema.
Digali lebih dalam, bus tersebut merupakan produksi tahun 2018 dengan tipe Jetbus 3. Bukan bus baru, tetapi akan dibuat sangat nyaman untuk pemain Arema. Jumlah kursinya lebih sedikit sehingga pemain akan merasa lebih longgar saat duduk.
Sebenarnya Arema agak telat memiliki bus baru karena beberapa tim besar seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung, sudah lebih dulu memilikinya. Persib di tahun 2017, sedangkan Persija tahun 2019.
Menggantikan Bus Sewaan
Beberapa tim lain juga sudah memiliki bus sendiri. Akomodasi sangat penting bagi klub sepak bola profesional lantaran mobilitas mereka sangat tinggi ketika kompetisi dimulai.
"Nantinya bus ini akan digunakan sesuai permintaan Arema, seperti ke stadion untuk pertandingan atau latihan. Sampai mengantar saat Arema ke bandara untuk menjalani laga tandang atau beberapa kota yang dekat," lanjut pria yang akrab disapa Johan ini.
Sebelumnya, Arema memakai bus dengan sistem sewa karena ada beberapa laga tandang yang cukup riskan jika menggunakan kendaraan berlogo Singo Edan, terutama ketika melewati daerah yang dihuni banyak suporter klub rival Persebaya Surabaya atau Persib Bandung.
Nantinya bus baru ini juga tidak akan digunakan Arema saat bertandang ke daerah yang rawan karena risiko mendapat perlakukan kurang menyenangkan dari suporter rival sangat tinggi.