Seto Nurdiyantoro Melelang Kaus PSS yang Bersejarah untuk Menanggulangi COVID-19

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 12 Apr 2020, 13:45 WIB
Seto Nurdiyantoro, pelatih PSS di Liga 1 2019. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Yogyakarta - Banyak pelaku sepak bola Indonesia tengah melelang barang pribadinya, terutama jersey tim, untuk membantu penggalangan dana dalam rangka penanggulangan pandemi virus corona. Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, tidak ketinggalan untuk melelang barang pribadi bersejarah miliknya ketika mengantar PSS Sleman meraih prestasi.

Mantan nahkoda tim PSS Sleman ini ikut melelang dua buah kaus polo bersejarahnya Kaus penuh kenangan itu menjadi saksi saat Seto mengantarkan tim Elang Jawa menjuarai Liga 2 2018 dan sukses finis di peringkat delapan klasemen akhir Liga 1 2019.

Advertisement

Tidak hanya bersejarah karena momentum yang luar biasa bersama PSM, Seto Nurdiyantoro juga membubuhi tanda tangannya di kaus yang akan dilelang tersebut.

"Asosiasi pelatih sepak bola Indonesia (APSSI) yang mengelola lelang kaus ini. Kita semua sedang bicara soal kemanusiaan, harapannya adalah situasi bisa kembali pulih seperti sedia kala," tutur Seto Nurdiyantoro, Minggu (12/4/2020).

Termasuk kaus milik Seto Nurdiyantoro, pelelangan yang dilakukan APSSI dibuka sejak 7 April 2020 lalu dan akan ditutup pada 15 April 2020. Untuk harga pembukaan dimulai dari Rp500 ribu dan penawaran kelipatan Rp100 ribu.

 

Video

2 dari 2 halaman

Untuk Membantu Tenaga Medis Hadapi COVID-19

Mantan pemain Timnas Indonesia, Seto Nurdiyantoro. (Bola.com/Ronald Seger)

Seto Nurdiyantoro mengaku seluruh hasil lelang akan disumbangkan kepada para tenaga medis yang bertugas serta korban terdampak COVID-19. Seto belum mengetahui berapa tawaran tertinggi sementara untuk calon pembeli kausnya itu.

"Nanti akan diinformasikan oleh asosiasi. Berapapun nilai yang didapat, semoga bisa ikut membantu meringankan situasi yang terjadi sekarang ini," katanya.

Skuat PSIM yang dilatihnya masih diliburkan, hingga adanya keputusan terbaru dari federasi soal kelanjutan kompetisi. Seto sudah memimpin timnya bertanding pada pekan pertama Liga 2 2020 meski harus mengakui kekalahan dari Sriwijaya FC.

Berita Terkait