Jika Tidak Gabung Mercedes, Sebastian Vettel Lebih Baik Pensiun

oleh Hendry Wibowo diperbarui 19 Mei 2020, 04:30 WIB
Pembalap Ferrari, Sebastian Vettel (kanan) mengulurkan tangannya ke arah pembalap Mercedes, Lewis Hamilton usai memenangkan F1 GP di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (8/7). Vettel berhasil mengungguli Lewis Hamilton. (AP Photo/Luca Bruno)

Bola.com, Jakarta - Scuderia Ferrari telah membuat keputusan. Pada Formula 1 (F1) 2021, tim pabrikan asal Italia ini tidak lagi bekerja sama dengan Sebastian Vettel.

Ferrari lebih memilih merekrut pembalap muda yang memperkuat McLaren, Carlos Sainz Jr. Ferrari pun kini mempunyai dua pembalap muda di dalam diri: Charles Leclerc dan Sainz Jr.

Advertisement

Pertanyaan menarik pun muncul sekarang. Ke mana Vettel berlabuh di F1 musim depan?

Kini memang ada beberapa opsi menarik untuk eks pembalap Red Bull Racing itu. Pertama, merapat ke Mercedes untuk menjadi rekan setim Lewia Hamilton.

Kedua, jadi pengganti Daniel Ricciardo di Renault. Ketiga, kembali ke tim yang membesarkan namanya, Red Bull. Namun tantangannya begitu berat. Karena ia jadi partner Max Verstappen. 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Pendapat Paul Di Resta

Pebalap Ferrari, Sebastian Vettel tersenyum setelah berhasil meraih meraih posisi start terdepan atau pole position saat sesi kualifikasi F1 GP di Sirkuit Hockenheim, Jerman, Sabtu (21/7). (AP Photo/Jens Meyer)

Eks pembalap F1, Paul Di Resta buka suara pada podcast bersama Sky Sports mengenai masa depan paling cocok untuk Vettel.

Dia menyebut satu-satunya solusi untuk Vettel adalah gabung Mercedes. Jika gagal mendapat kontrak di tim asal Jerman itu, Di Resta menyarankan juara dunia F1 empat kali itu untuk pensiun.

"Saya pikir satu-satunya cara Seb (Vettel) menyelamatkan muka adalah bertarung head to head melawan (Lewis) Hamilton di Mercedes. Saya sangat suka melihat Vettel berhadapan dengan Lewis di mobil yang sama," Di Resta menuturkan.

"Seb bahkan unggul dari sudut pandang usia ketimbang Lewis. Dia jadi masih punya waktu. Saya pikir satu-satunya tantangan yang bisa ia lakukan sekarang adalah berlomba untuk Mercedes atau pensiun saja," tambahnya.

Masalahnya banyak yang berkeyakinan, Mercedes enggan menduetkan Vettel-Hamilton. Ini sama saja mengulang episode ketika tim pabrikan asal Jerman itu memiliki Nico Rosberg-Hamilton.

Sumber: Sky Sports