Ketika Pemain Borussia Dortmund Kompak Menuntut Keadilan untuk George Floyd

oleh Rizki Hidayat diperbarui 01 Jun 2020, 07:30 WIB
Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, memperlihatkan kaus bertuliskan 'Justice for George Floyd' ketika membobol gawang SC Paderborn, pada laga pekan ke-29 Bundesliga, Minggu (31/5/2020). (AFP/Lars Baron/POOL)

Bola.com, Paderborn - Borussia Dortmund meraih kemenangan 6-1 atas SC Paderborn pada laga pekan ke-29 Bundesliga. Dalam pertandingan tersebut, pemain Dortmund juga menyuarakan keadilan untuk George Floyd.

Floyd merupakan warga negara Amerika Serikat yang meninggal dunia di tangan seorang anggota polisi Minneapolis, Derek Chauvin, Senin (24/5/2020). George Floyd ditangkap karena diduga menggunakan uang palsu ketika berbelanja di sebuah swalayan.

Advertisement

Floyd diringkus dengan cara lehernya ditekan dengan lutut oleh Chauvin karena dianggap melawan petugas. Mengalami tindakan kekerasan selama lebih dari delapan menit, George Floyd meninggal dunia.

Kematian pria kulit hitam tersebut menimbulkan kemarahan warga Amerika Serikat. Demo besar-besaran menuntut keadilan untuk George Floyd terjadi di Minneapolis dan sejumlah negara bagian Amerika Serikat.

Aksi solidaritas untuk Floyd juga merambah hingga ke sepak bola. Pemain Borussia Dortmund menuntut keadilan untuk George Floyd ketika bersua Paderborn di Benteler-Arena, Minggu (31/5/2020).

Winger Dortmund, Jadon Sancho, memperlihatkan kaus bertuliskan 'Justice for George Floyd' ketika menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-57. Akibat aksinya tersebut, Sancho diganjar kartu kuning.

Selain Jadon Sancho, pemain Borussia Dortmund lainnya yang menyuarakan dukungan serupa adalah Achraf Hakimi. Bek Timnas Maroko tersebut juga memperlihatkan tulisan 'Justice for George Floyd' di kaus bagian dalam.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Komentar Jadon Sancho

Jadon Sancho (Twitter Borussia Dortmund)

Sancho yang sukses mencetak hattrick ke gawang SC Paderborn berharap keadilan bisa ditegakkan, tak hanya untuk George Floyd namun juga berbagai lini kehidupan.

"Hattrick profesional pertama. Saat yang pahit secara pribadi, karena ada banyak hal penting yang terjadi di dunia saat ini yang harus kita tangani dan bantu untuk membuat perubahan," tulis Sancho di akun Twitternya.

"Kita harus bersatu sebagai satu dan memperjuangkan keadilan. Kita lebih kuat bersama!" lanjutnya.

Sumber: Sky Sports, Twitter

Berita Terkait