Kapten Arema FC Doakan 2 Rekannya Negatif COVID-19 setelah Menjalani Swab Test

oleh Iwan Setiawan diperbarui 06 Jun 2020, 07:30 WIB
Hendro Siswanto jadi kapten tim Arema dalam uji coba melawan Semeru FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (5/2/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Dua pemain Arema FC bakal menjalani swab test pada Senin (8/6/2020), setelah rapid test yang mereka jalani hasilnya reaktif. Dua pemain yang identitasnya dirahasiakan tersebut harus menjalani tes lebih lanjut untuk memastikan kondisi mereka terkait infeksi virus corona COVID-19.

Manajemen Arema FC terlihat tetap tenang menghadapi kondisi ini. Tentunya manajemen tim berjulukan Singo Edan itu akan menunggu hasil tes selanjutnya.

Advertisement

Sementara itu, kapten Arema FC, Hendro Siswanto, berharap tak satu pun dari rekan setimnya yang terinfeksi virus corona. Sang kapten mengirimkan dukungan moril kepada rekan setimnya.

"Bagaimanapun kita semua harus tetap berhati-hati. Semua memiliki keluarga di rumah. Kami tetap memberikan dukungan untuk pemain yang akan menjalani tes lagi. Semoga hasilnya nanti negatif," ujar pemain berusia 30 tahun itu.

Hingga saat ini, Arema FC belum menentukan jadwal latihan bersama. Singo Edan menunggu kepastian jadwal kompetisi yang rencananya digelar mulai September mendatang.

Kemungkinan besar sesi latihan bersama baru akan dimulai pada akhir Juli atau awal Agustus. Dengan begitu para pemain Arema FC masih punya waktu untuk menjaga kondisi dan imunitas tubuhnya.

 

Video

2 dari 2 halaman

Protokol Kesehatan

Pelatih Arema FC, Mario Gomez, memberikan instruksi kepada para pemain asuhannya ketika Singo Edan bisa berlatih bersama sebelum pandemi virus corona COVID-19 membuat tim harus berpisah dan berlatih mandiri. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Persiapan menuju bergulirnya kembali kompetisi pun harus sesuai dengan protokol kesehatan. Bahkan, tidak hanya saat akan bertanding nanti pada September, tetapi ketika tim Liga 1 maupun Liga 2 akan berlatih, segala protokol kesehatan COVID-19 harus dilakukan, seperti pemeriksaan kesehatan hingga pemeliharaan fasilitas dengan penyemprotan disinfektan.

Para pemain Arema FC pun berharap akan ada tes yang kembali dilakukan sebelum kembali berlatih bersama. Dengan begitu, para pemain bisa fokus berlatih dan tidak dihantui penyebaran virus corona. Manajemen Arema pun masih menunggu panduan protokol kesehatan dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru.

"Saat rapat virtual antara perwakilan klub dengan PSSI dan PT LIB, disampaikan juga antisipasi untuk memutus rantai penyebaran virus corona di lingkup sepak bola. Harapannya, tim medis setiap klub hingga panpel melakukan pertemuan khusus untuk membahas protokol kesehatan itu," ujar GM Arema, Ruddy Widodo.

"Kalau ada tes sebelum latihan atau pertandingan, nanti teknisnya bisa dijelaskan lebih lanjut," tambahnya.