Respons Bima Sakti Setelah Timnas Indonesia U-16 Masuk Grup Neraka di Piala AFC U-16 2020

oleh Benediktus Gerendo PradigdoMuhammad Adi Yaksa diperbarui 18 Jun 2020, 17:41 WIB
Bima Sakti Tukiman adalah seorang legenda hidup sepak bola Indonesia. Ia lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada tanggal 23 Januari 1976. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-16 dipastikan masuk grup neraka di Piala AFC U-16 2020 yang akan digelar 25 November mendatang. Tim Garuda Muda tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan China.

Melihat kualitas sepak bola negara-negara yang harus dihadapi Timnas Indonesia U-16, boleh dibilang ketiganya memiliki rata-rata di atas Indonesia. Namun, pelatih Tim Garuda Muda, Bima Sakti, mengaggap hal tersebut sebagai tantangan yang harus bisa dihadapi dan dilewati oleh anak-anak asuhnya.

Advertisement

"Satu hal yang pasti, kami akan tetap melawan siapapun yang pasti akan kami hadapi. Memang kami berada di grup neraka. Tapi, yang pasti ini menjadi tantangan bagi kami dan kami harus mempersiapkan mental, fisik, kemudian strategi dan taktik, untuk menghadapi ketiga tim tersebut," ujar Bima Sakti kepada Bola.com, Kamis (18/6/2020).

"Kami sudah pernah menghadapi tim seperti Korea Selatan. Kemudian menghadapi China pun sudah. Jadi kami bisa mengukur bagaimana kekuatan Jepang dan Arab Saudi. Pasti memang di atas kita, tapi selevel dengan Korea Selatan."

"Kami sempat menghadapi Korea Selatan di Myanmar dan bermain imbang 1-1. Secara permainan mereka memang lebih matang. Saya pikir Jepang dan Arab Saudi memiliki kekuatan yang hampir sama," lanjut pelatih Timnas Indonesia U-16 itu.

Video

2 dari 4 halaman

Benahi Segala Kekurangan

Pemain Timnas Indonesia U-16 saat melawan Filipina pada laga babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9/2019). Indonesia menang 4-0 atas Filipina. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Harus menghadapi tiga lawan kuat di fase grup Piala AFC U-16 2020 tentu menjadi tugas dan tantangan besar bagi Timnas Indonesia U-16. Namun, hal tersebut tidak melunturkan semangat Bima Sakti agar timnya mampu meraih hasil maksimal dalam turnamen yang bakal digelar di Bahrain itu.

"Sekarang pekerjaan rumah kami adalah bagaimana bisa membenahi segala kekurangan yang ada selama ini," ujar Bima Sakti.

"Semua lawan yang ada di Piala AFC U-16 pasti berat. Jadi yang terpenting sekarang, kami harus mempersiapkan mental, fisik, dan strategi untuk menghadapi mereka," lanjutnya.

Timnas Indonesia U-16 akan lebih dulu menghadapi Arab Saudi dalam laga pertama yang digelar 27 November. Setelah itu, China akan menjadi lawan kedua pada 30 November. Sementara di laga pamungkas, Jepang bakal jadi lawan pamungkas Tim Garuda Muda di fase grup Piala AFC U-16 2020 pada 3 Desember 2020.

3 dari 4 halaman

Hasil Drawing Piala AFC U-16 2020

Laga uji coba antara Timnas Indonesia U-16 kontra Tim Soeratin Bekasi U-17 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (13/3/2020). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Grup A: Qatar, Iran, Korea Utara, Bahrain.

Grup B: Uni Emirat Arab, Yaman, Oman, Tajikistan.

Grup C: Uzbekistan, India, Australia, Korea Selatan.

Grup D: China, Arab Saudi, Timnas Indonesia U-16, Jepang.

 

4 dari 4 halaman

Jadwal Timnas Indonesia U-16 di Piala AFC U-16 2020

Pemain Timnas Indonesia U-16, Alexandro Felix Kamuru, melakukan selebrasi usai membobol gawang tim Piala Soeratin Bekasi U-17 pada laga uji coba di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jumat (13/3/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

27 November 2020

Jepang vs China

Timnas Indonesia U-16 vs Arab Saudi

30 November 2020

China vs Timnas Indonesia U-16

Arab Saudi vs Jepang

3 Desember 2020

Jepang vs Timnas Indonesia U-16

Arab Saudi vs China

Berita Terkait