Perasaan Campur Aduk Dendy Sulistyawan Setelah Kembali Dipercaya Timnas Indonesia

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 22 Jul 2020, 18:30 WIB
Striker Bhayangkara FC, Dendy Sulistyawan, berhasil mencetak gol perdananya di Liga 1 2019 saat bertandang ke markas Madura United dalam laga pekan ke-29 Shopee Liga 1 2019, Jumat (22/11/2019). Bhayangkara FC bahkan menang 2-1 dalam laga itu. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Perasaan Dendy Sulistyawan campur aduk. Penyerang Bhayangkara FC ini merasa tidak menyangka dapat kembali ke Timnas Indonesia.

Untuk pertama kalinya, nama Dendy menghiasi skuad Timnas Indonesia level senior. Pemain berusia 23 tahun ini dipercaya oleh pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (training centre) di Jakarta pada 23 Juli-8 Agustus 2020.

Advertisement

Kali terakhir Dendy dipanggil ke Timnas Indonesia, itu pun kelompok usia U-22, adalah pada 2017. Saat itu, perjuangan striker kelahiran Lamongan ini berakhir di masa seleksi.

"Alhamdulillah bersyukur atas kesempatan yang diberikan ke saya. Tapi aslinya kaget juga sebab saya bisa dipanggil Timnas Indonesia lagi," ujar Dendy kepada Bola.com, Rabu (22/7/2020).

"Terkejut saya akhirnya ada kesempatan membela Timnas Indonesia lagi untuk saya. Betul, terakhir 2017," imbuh mantan pemain Persela Lamongan ini.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Persaingan Ketat

Pemain Bhayangkara FC, Dendy Sulistyawan, berusaha melewati pemain Semen Padang pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Jawa Barat, Minggu (3/3). Bhayangkara FC menang 4-2 atas Semen Padang. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sekalinya Dendy kembali ke Timnas Indonesia, lini depan tim berjulukan Skuad Garuda ini telah penuh sesak. Shin Tae-yong juga memanggil lima penyerang lain meliputi Muhammad Rafli, Kushedya Yudo, Ilija Spasojevic, Osvaldo Haay, dan Irfan Bachdim.

Untungnya, TC kali ini baru permulaan. Dendy harus bisa merebut hati Shin Tae-yong agar menjadi anggota tetap Timnas Indonesia.

Di Bhayangkara FC, Dendy tidak terlalu produktif. Striker kelahiran 12 Oktober 1996 ini hanya mampu mengukir empat gol dari 57 penampilan.

Musabab dari minimnya pembendaharaan gol Dendy lantaran ia kerap dipasang sebagai pemain sayap.

Berita Terkait