Naik Podium MotoGP Prancis, Alex Marquez: Rasanya B Aja

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 12 Okt 2020, 05:30 WIB
Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, melakukan selebrasi di atas podium usai balapan MotoGP Prancis di Le Mans, Minggu (11/10/2020). Petrucci finis pertama dengan catatan waktu 45 menit 54,736 detik. (AP Photo/David Vincent)

Bola.com, Jakarta - Alex Marquez mengaku sukses meraih podium MotoGP Prancis 'tidak berarti banyak'. Namun, ia akan menjadikan ini sebagai pelecut, baik buat dirinya maupun tim Honda.

Memulai balapan dari posisi ke-18, Alex Marquez yang merupakan adik dari Marc Marquez di luar dugaan mampu tampil luar biasa dan mengunci podium kedua.

Advertisement

Ia finis di bawah Danilo Petrucci yang keluar sebagai pemenang pada MotoGP Prancis, Minggu (11/10/2020). Pol Espargaro mengutit di podium ketiga.

Kendati demikian, Alex Marquez tidak merasa jemawa dengan status juara dua. Bahkan, jika dibandingkan dengan podium kedua di Malaysia tahun lalu di kelas Moto2 terasa jauh lebih membanggakan.

"Saya tidak merasa istimewa, podium kedua pada balapan hujan ini tidak berarti banyak, biasa saja," ujar Alex Marquez kepada DAZN.

Namun demikian, hasil ini membuat dirinya jauh lebih percaya diri. Ia merasa tahun ini momentum yang tepat untuk naik kelas ke MotoGP.

"Ini membuat saya, kita semua, harus percaya. Saya naik kelas ke MotoGP di waktu yang tepat. Apa yang kami raih sejauh ini sudah bagus," katanya lagi.

 

Video

2 dari 2 halaman

Harus Diteruskan Saat Dry Race

Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, memimpin balapan MotoGP Prancis di Le Mans, Minggu (11/10/2020). Petrucci finis pertama dengan catatan waktu 45 menit 54,736 detik. (AP Photo/David Vincent)

Alex Marquez menekankan bahwa kemenangan di trek basah tak membuatnya bangga. Oleh karena itu, ia berharap bisa melanjutkan performa serupa saat dry race.

"Podium terakhir saya didapat di Malaysia. Rasanya sungguh luar biasa karena saya menjadi gelar juara, ini melebihi kebanggaan naik podium MotoGP," ujar Alex Marquez.

"Tapi, saya sungguh senang, dan saya bertekad untuk mengulanginya lagi di dry race. Harus pelan-pelan, step by step. Memulai balapan dari grid ke-18 sangatlah sulit. Jadi yang terpenting dari apa yang saya raih adalah demi kepentingan tim Honda," katanya menambahkan.

Sumber: Motorsport.com

Berita Terkait