Valentino Rossi Gagal Finis Melulu, Sang Ayah Beri Pembelaan

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 15 Okt 2020, 09:00 WIB
Valentino Rossi usai mengalami kecelakaan pada balapan MotoGP 2020 di Sirkuit Le Mans, Prancis, Minggu (11/10/2020). (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Bola.com, Jakarta Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, gagal finis dalam tiga balapan beruntun, terakhir pada MotoGP Prancis 2020, Minggu (11/10/2020). Sang ayah, Graziano Rossi, memberi pembelaan dengan menyebut pembalap Yamaha tersebut masih kuat, hanya kurang beruntung dan tertimpa kesialan.  

Rentetan kesialan Valentino Rossi tersaji sejak MotoGP Emilia Romagna, kemudian berlanjut ke MotoGP Catalunya, dan MotoGP Prancis. Yang terakhir, Rossi malah terjatuh pada lap pertama MotoGP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans. 

Advertisement

Gara-gara tiga hasil buruk beruntun itu, The Doctor terlempar ke posisi ke-13 klasemen sementara MotoGP 2020. Dia juga belum kunjung bisa naik podium lagi. 

"Vale masih positif, dia cepat, dan kompetitif. Kami hanya bisa berharap nasib buruk akan meninggalkannya, membiarkannya melaju. Mari kita lihat Minggu berikutnya. Jika angin kesialan berhenti, hasilnya pasti akan baik," kata Graziano kepada La Gazetta dello Sport, seperti dilansir Tuttomoriweb, Rabu (14/10/2020).

Sang ayah juga meyakini Rossi belum kehilangan kelas dan talentanya. Meskipun gagal finis tiga kali beruntun, Rossi bukan berarti tidak kompetitif lagi. Menurut Graziano, The Doctor masih sangat bisa bersaing dengan rival-rivalnya. 

"Valentino turun ke lintasan untuk meraih target biasanya, menggapai yang tinggi, untuk hasil terbaik yang mungkin didapat. Dia tidak membalap hanya untuk mempertahankan diri atau jadi aktor figuran," tutur Graziano. 

"Jika motor sesuai dengannya, Valentino Rossi tidak akan gagal menyulitkan para rivalnya dan menghibur penggemarnya. Di Misano podium menjadi miliknya, di Montmelo dia bisa menang dan di Aragon seharusnya bisa meraih hasil yang baik, begitu juga pada seri-seri berikutnya," imbuh Graziano. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Tidak Tahu Penyebabnya

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi. (Twitter/Yamaha)

Di sisi lain, Rossi mengaku tidak mengetahui penyebab kegagalan yang menghantuinya pada tiga balapan terakhir. 

"Saya sangat sedih karena sangat buruk terjatuh di lap pertama. Saya mengawali balapan dengan bagus. Saya juga membelok dengan sangat pelan di tikungan," ujar Rossi, seperti dilansir Speedweek, Rabu (14/10/2020). 

"Sayangnya saya kehilangan kontrol ban belakang dan sejujurnya kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi," imbuh Valentino Rossi. 

Gara-gara rangkaian kesialan itu, Rossi terus tertunda  merengkuh podium ke-200 di sepanjang kariernya di MotoGP. Alih-alih naik podium, Rossi malah gagal terus meraih poin. 

Peluangnya bersaing dalam pacuan juara dunia MotoGP 2020 juga tertutup sudah. Kini, Rossi mau tak mau hanya bisa berharap mendulang poin maksimal pada balapan tersisa. 

"Ini memalukan karena saya mendapat peruntungan buruk dalam beberapa balapan terakhir. Saya tidak bisa mendulang poin pada tiga seri terakhir, padahal kecepatan dan potensi saya tidak terlalu buruk. Saya cukup kompetitif saat latihan," kata Rossi. 

Sumber: Tuttomoriweb, Speedweek