Pratama Arhan Ungkap Makna Disiplin dan Motivasi dari Shin Tae-yong di TC Timnas Indonesia U-19

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 06 Des 2020, 17:15 WIB
Bek Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan. (PSSI)

Bola.com, Jakarta - Bek Timnas Indonesia U-19, Pratama Arhan, mengaku disiplin adalah modal awal untuk menjadi pemain profesional. Hal itulah yang membuatnya ingin terus mempertahankan kedisiplinannya selama pemusatan latihan Timnas U-19.

Pelatih Shin Tae-yong dikenal sebagai sosok yang disiplin. Pelatih asal Korea Selatan itu sudah membuktikan selama pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19.

Advertisement

Shin Tae-yong pernah mencoret dua pemain Timnas U-19 pada Agustus 2020, karena telat datang ke tempat latihan. Teranyar, Shin Tae-yong juga dengan tegas mencoret Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian karena keluruyuran malam dan telat datang latihan.

"Sangat penting banget disiplin. Kita harus tepat waktu karena menjadi pemain profesional harus disiplin dan tanggung jawab untuk diri sendiri," kata Pratama Arhan seperti dikutip YouTube PSIS, Minggu (6/12/2020).

Pratama Arhan juga mengaku sering mendapatkan motivasi dari Shin Tae-yong dan tim pelatih di Timnas Indonesia U-19. Untuk menjadi pemain berkualitas, Pratama Arhan diminta harus mampu mengalahkan diri sendiri dan terus meningkatkan performa.

"Kalau kalian ingin menjadi yang lebih baik adalah lawan diri sendiri. Jangan gampang menyerah dan paksa diri kamu agar kemampuan bisa ditingkatkan lagi. Sehingga bisa menjadi lebih baik," ujar Pratama Arhan yang jadi andalan di lini pertahan Timnas Indonesia U-19 itu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Target Karier

Pelatih Shin Tae-yong memimpin latihan Timnas Indonesia U-19.. (dok. PSSI)

Pratama Arhan mengusung target tinggi bersama PSIS Semarang dan juga Timnas Indonesia. Pratama Arhan ingin membantu PSIS meraih gelar di Shopee Liga 1 dan membantu Timnas Indonesia memperbaiki peringkat di ranking FIFA.

"Saya mau membela dan membawa PSIS lebih berkembang dan bisa menjadi juara Liga 1," kata Pratama Arhan seperti dikutip dari YouTube PSIS, Kamis (3/12/2020).

Tekad Pratama Arhan cukup besar mengingat PSIS sudah lama tidak meraih gelar liga. Terakhir kali, klub berjulukan Laskar Mahesar Jenar meraih gelar juara liga pada edisi 1998/1999.

Pratama Arhan juga berambisi membantu Timnas Indonesia U-19 meraih kesuksesan di Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 2021. Hal itu dilakukan agar Timnas Indonesia bisa memperbaiki peringkat di ranking FIFA suatu saat nanti.

"Saya ingin membawa Timnas Indonesia menambah prestasi lagi. Selain itu, saya ingin membuat Timnas Indonesia bisa naik peringkat di ranking FIFA itu penting untuk Timnas saat ini. Mudah-mudahah bisa mewujudkannya," tegas Pratama Arhan.

Berita Terkait