Eks Pembalap MotoGP Sebut Valentino Rossi Sudah Sulit Menang, tapi Dukung Keputusan Hengkang ke Petronas Yamaha

oleh Hendry Wibowo diperbarui 29 Des 2020, 23:30 WIB
Pembalap Yamaha, Valentino Rossi saat mengikuti MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano. (AP Photo/Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Valentino Rossi mengakhiri MotoGP 2020 dengan sangat buruk. Dia hanya berada di posisi 15 klasemen lewat torehan 66 poin. Praktis ini merupakan raihan terburuk sang pembalap sejak berkarier di kelas MotoGP.

Yang patut jadi sorotan, Valentino Rossi gagal finis sebanyak lima kali dari total 14 balapan. Lalu dua balapan lainnya ia absen akibat positif virus corona.

Advertisement

Salah satu lawan Valentino Rossi pada ajang MotoGP yang kini telah dipensiun, Carlos Checa memberikan komentar terkait hasil buruk yang didapat pembalap asal Italia itu.

Menurutnya saat ini, pada usia tidak lagi muda, Valentino Rossi sudah susah menang dan sang pembalap sebenarnya menyadari hal tersebut. "Dia tahu bakal sangat sulit untuk menang lagi," kata Checa dikutip dari Corsedimoto.

"Saya pikir keinginannya untuk meraih kemenangan atau mencicipi hasil bagus membuatnya banyak melakukan kesalahan. Dan kemudian ia juga terinfeksi COVID-19 sehingga harus absen beberapa balapan," lanjutnya.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Pilihan Bagus ke Petronas Yamaha

Valentino Rossi ketika menggunakan desain helm viagra pada sesi FP3 MotoGP San Marino, Sabtu (12/9/2020). (Andreas SOLARO / AFP)

Hanya saja Carlos Checa menyebut keputusan Valentino Rossi hengkang ke tim satelit Petronas Yamaha sangat tepat. Dia meyakini pembalap berusia 41 tahun itu bakal merasakan sedikit tekanan di tim satelit.

"Itu akan mengurangi tekanan (gabung Petronas Yamaha). Tahun ini ia membuat beberapa kesalahan dan saya pikir ia bakal memperbaikinya," Carlos Checa menuturkan.

Lebih lanjut, Carlos Checa turut meyakini lingkungan di tim Petronas Yamaha juga akan membantu Valentino Rossi meraih hasil bagus.

"Di struktur mereka (Petronas Yamaha) ada Ramon Forcada, yang buat saya seorang teknisi hebat. Cukup melihat jumlah kemenangan dan titel juara dunia bersama Jorge Lorenzo," Checa mengungkapkan.

"Saya percaya Valentino akan memiliki tim yang lebih baik," ujar pembalap yang pernah merasakan juara dunia Superbike musim 2011 itu.

 

Sumber: Corsedimoto

Berita Terkait