Mantan Manajer PKT Bontang Wafat, Mantan Pemain Persik Teringat Utang Budi

oleh Gatot Susetyo diperbarui 20 Jan 2021, 20:30 WIB
Persik Kediri Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Kediri - Kabar duka menyelimuti sepak bola Indonesia. Hari ini, Rabu (20/1/2021), Arief Budi Santoso meninggal dunia. Mantan Manajer Tim PKT Bontang ini dikabarkan mengembuskan napas terakhir di Malang.

Kabar ini cukup mengejutkan bagi Wawan Widiantoro. Satu di antara mantan pemain Persik Kediri ini mengaku berutang budi kepada almarhum.

Advertisement

Pasalnya, Arief Budi Santoso lah penyelamat karir Wawan Widiantoro saat dirinya tersandung kasus kontrak dengan tiga klub sekaligus pada 2005 lalu. Termasuk kesepakatan dengan PKT Bontang.

Akibat kasus tersebut, mantan spesialis penyerang sayap kiri ini dijatuhi Komdis PSSI sanksi larangan berkompetisi selama dua tahun. Namun, berkat jasa baik almarhum, Wawan Widiantoro tetap bisa berkarier bersama PKT.

"Pak Arief sosok yang bijaksana. Karakternya sabar dan lemah lembut tutur katanya. Beliau penyelamat karir saya saat dihukum PSSI, karena kasus kontrak dulu," tuturnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Ditampung Setelah Jadi Pesakitan

Wawan Widiantoro saat memperkuat Persik Kediri. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Meski sosok yang akrab dipanggil Permen ini menjadi pesakitan, Arief Budi Santoso tetap mau menampung di PKT.

"Setengah musim saya makan gaji buta di PKT. Saya hanya latihan karena tak boleh main di kompetisi. Saya cuma boleh tampil di Copa Indonesia. Semua berkat kebaikan Pak Arief," ungkapnya.

Yang membuat Wawan Widiantoro semakin respek kepada figur Arief Budi Santoso, meski tak merumput dirinya tetap menerima gaji penuh sesuai kontrak.

"Pak Arief asli Kediri. Mungkin karena satu kota, beliau kasihan dengan saya. Makanya beliau memperjuangkan ke manajemen agar saya dapat hak penuh. Padahal saat itu, saya telah mengkhianati beliau dan PKT," ujarnya.

Berita Terkait