Liga Inggris: 5 Pelajaran Pahit Arsenal Setelah Terdepak dari Piala FA, Eksperimen Mikel Arteta Gagal Total

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 24 Jan 2021, 00:36 WIB
Duel Southampton melawan Arsenal pada babak keempat Piala FA, di St Mary's Stadium, Sabtu (23/1/2021). (Ben Stansall)

Bola.com, London - Arsenal terdepak dari Piala FA setelah takluk dari 0-1 Southampton pada babak keempat di Stadion St Mary, Sabtu (23/1/2021). Ambisi The Gunners mempertahankan gelar kandas sudah. 

Sebagai juara bertaha, para fans Arsenal berharap tim kesayangan mereka lolos ke putaran kelima. Piala FA adalah salah satu trofi yang paling realistis untuk mereka menangkan musim ini.

Advertisement

Bertandang ke St Mary Stadium, Arsenal ternyata harus pulang dengan kepala tertunduk. Gol bunuh diri Gabriel Magalhaes membuat The Gunners tersingkir dengan skor 0-1.

Dari laga ini ada beberapa hal yang jadi catatan atas kekalahan Arsenal ini. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 6 halaman

1. Eksperimen Arteta Gagal Total 

Manajer tim Arsenal, Mikel Arteta. (AFP/Neil Hall/Pool)

Satu hal yang menurut kami jadi penyebab kegagalan Arsenal di laga ini karena eksperimen Arteta yang gagal total.

Di laga ini, Arteta mencoba memainkan skuad campuran. Ia mengistirahat beberapa pilar kunci Arsenal dan menurunkan beberapa pemain yang jarang bermain.

Namun hasilnya malah mengecewakan. Permainan Arsenal terlihat tidak padu meski mereka mendominasi jalannya pertandingan, sehingga mereka tidak membuat peluang berbahaya satupun di laga ini.

 

3 dari 6 halaman

2. Arsenal Miskin Kreativitas

Striker Southampton, Danny Ings, menguasai bola saat berlaga pada putaran keempat Piala FA melawan Arsenal, Sabtu (23/1/2021). (Dok. Twitter/Southampton)

Salah satu faktor yang membuat Arsenal kalah di laga ini adalah minimnya kreativitas The Gunners. Hal ini sebenarnya tidak mengejutkan.

Arteta tidak menurunkan satu pun playmaker di laga ini. Dua gelandangnya, Xhaka dan Elneny, tidak mampu mengirimkan umpan-umpan untuk penyerang Arsenal di laga ini.

Para penyerang Arsenal juga tidak mampu membongkar rapatnya pertahanan Southampton, sehingga sama sekali tidak membuat The Saints terusik di laga ini.

 

4 dari 6 halaman

3. Arteta Telat Bikin Pergantian Pemain

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (AFP/Peter Powell, Pool)

Salah satu dosa yang dibuat Arteta di laga ini adalah telat melakukan pergantian pemain. Tertinggal 1-0 di babak pertama, Arsenal tampil menekan di babak kedua. Mereka juga semakin dominan dalam penguasaan bola.

Ketika tampil dominan, lini serang Arsenal buntu untuk menembus pertahanan Southampton. Namun Arteta tidak mau segera memasukkan penyerang tambahan.

Ia baru memasukkan Alexandre Lacazette diu menit 72, sehingga penyerang Prancis itu tidak optimal untuk memberikan ancaman ke gawang The Saints.

 

5 dari 6 halaman

4. Faktor Willian & Nketiah Madesu

Willian (Arsenal) (AFP/Kirsty Wiggleswort/pool)

Jika ada dua pemain yang layak disalahkan di balik kekalahan Arsenal adalah Willian dan Eddie N'Ketiah.

Willian pada laga ini dipasang Arteta bermain di belakang striker sebagai playmaker. Namun pemain asal Brasil itu tidak sekalipun membuat peluang yang berbahaya di laga ini.

Sementara Nketiah yang dipasang sebagai striker juga tidak mampu mencari celah di tengah-tengah rapatnya pertahanan Southampton. Sehingga umpan-umpan yang dilepaskan dari sisi sayap tidak mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh sang striker.

 

6 dari 6 halaman

5. Lini Pertahanan Southampton Tokcer! 

Arsenal boleh tampil dominan di laga ini, namun Southampton sendiri bisa dikatakan layak untuk menang di laga ini.

The Saints di babak pertama tampil menekan Arsenal. Mereka kerap menebarkan ancaman ke gawang Arsenal.

Di babak kedua pertahanan The Saints bermain dengan sangat apik. Mereka meredam lini serang Arsenal dengan sangat baik, sehingga mereka tidak berkutik dan membuat ancaman yang nyata bagi Arsenal.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 23/1/2021)

Berita Terkait