Tegas, Persija Sanksi Alfath Faathier 2 Bulan Imbas Curhat Istri di Media Sosial

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 16 Feb 2021, 12:30 WIB
Pemain Persija Jakarta, Alfath Fathier, saat pengenalan tim untuk kompetisi musim 2020 di SUGBK, Jakarta, Minggu, (23/2/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Imbas dari curahan hati istrinya di media sosial, Alfath Faathier mendapatkan sanksi dari klubnya, Persija Jakarta. Bek berusia 24 tahun itu dibebastugaskan dari seluruh kegiatan klub selama dua bulan.

Istri Alfath Faathier, Ratu Rizky Nabila, menceritakan kelakuan suaminya di akun Instagram pribadinya, @raturn, beberapa waktu lalu.

Advertisement

Nabila yang kini tengah hamil anak pertama, merasa ditelantarkan oleh Alfath Faathier. Dia menuduh suaminya itu berselingkuh, melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga meminta menggugurkan kandungannya.

Sontak, pengakuan Nabila itu menggemparkan dunia maya. Warganet ramai-ramai menyerbu akun Instagram Alfath Faathier, @alfathfaathier, untuk meluapkan kekesalan.

"Beberapa waktu yang lalu, kami sudah memanggil Alfath Faathir. Pada pertemuan itu, kami berbicara dari hati ke hati dengan yang bersangkutan," ujar Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca dinukil dari laman klub.

"Tujuan kami adalah untuk mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya. Jangan sampai kita menilai sesuatu hanya berdasarkan pemberitaan dari media sosial yang terkadang porsinya tidak berimbang," jelas pria yang karib dipanggil Panca itu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Sanksi 2 Bulan

Bek sayap Persija Jakarta, Alfath Faathier, melangsungkan akad pernikahan dengan Ratu Rizky Nabila di Jakarta, Minggu (29/3/2020). (Dok. Media Persija)

Setelah mendengarkan klarifikasi dari pemainnya secara utuh, Panca memutuskan untuk mengambil sikap. Manajemen Persija Jakarta menjatuhkan hukuman selama dua bulan untuk Alfath Faathier.

"Setelah mendapatkan klarifikasi dari Alfath Faathier, demi kebaikan tim dan juga yang bersangkutan, manajemen Persija Jakarta memutuskan untuk membebastugaskan Alfath dari seluruh kegiatan tim selama dua bulan," terang Panca.

"Keputusan ini dibuat juga untuk memberikan waktu kepada Alfath Faathier, agar dapat lebih fokus dalam menyelesaikan permasalahan pribadinya," imbuh Panca.