Kenang Kebersamaan, Dendi Santoso Masih Tak Percaya Hendro Siswanto Meninggalkan Arema FC

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 02 Mar 2021, 12:30 WIB
Pemain Arema FC: Dendi Santoso. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Kesedihan tampak dari raut wajah Dendi Santoso, sahabat baik Hendro Siswanto, setelah menyadari bahwa rekannya itu tak lagi berseragam Arema FC per 2021. Ia menceritakan banyak hal mengenai kenangannya bersama mantan kapten Singo Edan tersebut.

Hendro Siswanto kini resmi jadi rekrutan pertama Borneo FC di tahun 2021. Ia memutuskan mengakhiri petualangannya selama sembilan tahun di Arema FC.

Advertisement

Hendro bahkan sudah berdomisili di Malang bersama istri dan anaknya. Namun, kondisi yang tidak menentu di klub kebanggaan Aremania itu membuatnya harus pindah.

"Pak Ruddy bilang saya termasuk pemain yang dipertahankan. Namun, kepastian kontrak menunggu kejelasan kapan kompetisi kembali bergulir. Pada saat bersamaan, Borneo menunggu jawaban saya terkait tawaran kontrak selama dua musim di klub itu," kata Hendro.

Dari sekian pemain Arema FC yang sedih karena ditinggal sang kapten, Dendi Santoso mungkin adalah sosok yang paling merasa ditinggalkan. Maklum, keduanya merupakan sahabat baik dan sering menghabiskan momen suka duka bersama-sama.

"Saya enggak pernah membayangkan kalau dia (Hendro Siswanto) akan pergi karena saya sudah lama sama dia. Kami satu kamar, di mana ada Hendro di situ ada saya. Sekarang dia pergi di keluarga yang baru, sekarang saya cuma bisa berdoa, yang penting silaturahmi di jaga. Namanya kita profesional," kata Dendi Santoso dikutip dari YouTube NewMalangPos Channel.

 

Video

2 dari 2 halaman

Sulit Dipercaya

Hendro Siswanto jadi kapten tim Arema dalam uji coba melawan Semeru FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (5/2/2020). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dendi Santoso menuturkan, dirinya masih tak percaya kalau rekan baiknya itu akhirnya benar-benar pindah dari Arema FC. Diakuinya, Hendro Siswanto sudah berulang kali menyatakan keinginannya berkarier di klub lain, tapi tiap musim selalu batal.

"Sampai detik ini saya masih belum percaya kalau dia benar-benar pergi, mungkin keadaan juga, saya enggak tahu alasannya," kata Hendro melanjutkan.

"Tahun-tahun sebelumnya dia juga pernah ada niat untuk pergi, tapi tetap di sini. Sekarang benar-benar pergi. Akhirnya ini terjadi."

"Yang penting sekarang saya berdoa buat dia, semoga itu yang terbaik, dia pasti tahu. Sukses di manapun dia berada," kata Hendro lagi.

Sumber: YouTube NewMalangPos Channel