12 Fakta Unik Jelang MotoGP Qatar 2021: Jaminan Seru dan Sulit Ditebak

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 25 Mar 2021, 18:45 WIB
MotoGP - Ilustrasi Logo MotoGP (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Losail - Perhelatan MotoGP 2021 akan bergulir akhir pekan ini. Para pembalap akan memulai misi mengumpulkan poin pada MotoGP Qatar, di Sirkuit Losail, 26-28 Maret 2021. 

Sejumlah fakta menarik layak disimak, mengingat peta persaingan tampaknya akan kembali acak dan sulit diprediksi seperti musim lalu.

Advertisement

Banyak catatan unik yang menunjukkan betapa besar potensi setiap pembalap yang berlaga di kelas para raja. Kekuatan mereka sama rata berkat pabrikan yang mulai berani melakukan investasi besar-besaran pada tim-tim satelit lewat dukungan teknis yang lebih baik.

Nyaris seluruh pembalap mendapatkan motor spek pabrikan teranyar. Andaipun ada yang memakai motor spek lama, mereka juga tetap mendapatkan berbagai perangkat terbaru dari pabrikan terkait demi meningkatkan performa mereka. Musim lalu, terdapat 14 pembalap yang mampu naik podium, dan sembilan di antaranya merupakan pemenang.

Apa saja sih 12 catatan menarik menjelang MotoGP 2021 yang dimulai di Qatar? Simak ulasannya berikut ini ya!

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 3 halaman

Catatan Unik dan Menarik

Pembalap Suzuki Esctar, Joan Mir, memimpin balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020). Meski finis ketujuh, Joan Mir berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020. (AP/Alberto Saiz)

1. Dari 22 pembalap yang turun di MotoGP musim ini, 12 di antaranya pernah mengecap gelar dunia di ajang Grand Prix. Jumlah ini menyamai rekor yang tercipta pada 2015, 2018, dan 2020. Tiga pembalap di antaranya pernah meraih gelar di kelas para raja, yakni Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Joan Mir.

2. Sebanyak 12 pembalap itu sukses mengawinkan 30 gelar dunia, satu lebih sedikit ketimbang musim 2020. Dari 30 gelar ini, 14 di antaranya merupakan gelar GP500/MotoGP, yang diraih oleh Rossi (7), Marquez (6), dan Mir (1). Rekor gelar dunia terbanyak dalam satu musim tercipta pada 2018, di mana 32 gelar dunia dikawinkan oleh 12 pembalap.

3. Dari 22 pembalap yang turun di MotoGP musim ini, 19 di antaranya pernah merebut kemenangan di ajang Grand Prix. Total, mereka mengumpulkan 379 kemenangan (Rekor 395 pada 2020). Para rider yang belum pernah mengecap kemenangan sepanjang karier mereka adalah Aleix Espargaro, Iker Lecuona, dan Lorenzo Savadori.

4. Dari 22 pembalap yang turun di MotoGP musim ini, 11 di antaranya pernah meraih kemenangan di kelas tertinggi, yakni Marc Marquez, Valentino Rossi, Joan Mir, Jack Miller, Maverick Vinales, Brad Binder, Franco Morbidelli, Danilo Petrucci, Fabio Quartararo, Miguel Oliveira, Alex Rins. Total, mereka mengumpulkan 169 kemenangan.

5.  Kini membela Monster Energy Yamaha dan akan berulang tahun ke-22 pada 20 April mendatang, Fabio Quartararo masih memegang rekor pole sitter termuda dalam sejarah GP500/MotoGP, yakni dalam usia 20 tahun 14 hari di MotoGP Spanyol 2019, yang digelar di Sirkuit Jerez.

6. Setelah mengunci gelar dunia di MotoGP Valencia 2020 lalu, Joan Mir menjadi juara dunia kelas tertinggi paling muda ketujuh dalam sejarah dalam usia 23 tahun 76 hari. Ia mengalahkan rekor Jorge Lorenzo, yang menjuarai MotoGP 2010 dalam usia 23 tahun 159 hari.

 

3 dari 3 halaman

Catatan Menarik Lainnya

Valentino Rossi dengan tim barunya, Petronas Yamaha Sepang Racing Team (SRT)

7. Kini membela Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi pun tercatat untuk pertama kalinya membela tim satelit sejak GP500 2001. Kala itu, ia membela Nastro Azzurro Honda, dan mendapatkan dukungan pabrikan seperti yang ia alami sekarang. Pada 2001 juga merupakan musim perdana Rossi merebut gelar dunia di kelas para raja.

8. Musim ini, terdapat tiga pasangan kakak-adik yang akan berlaga di kelas tertinggi. Mereka adalah Marc Marquez (Repsol Honda) dan Alex Marquez (LCR Honda); Aleix Espargaro (Aprilia Racing) dan Pol Espargaro (Repsol Honda), serta Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) dan Luca Marini (Sky VR46 Avintia).

9. Maverick Vinales menjadi satu-satunya pembalap MotoGP saat ini yang pernah turun di empat kelas Grand Prix berbeda, yakni GP125, Moto3, Moto2, dan tentunya MotoGP.

10. Jack Miller akan menjalani startnya yang ke-100 di MotoGP. Ia menjalani debut di kelas para raja pada 2015 lalu bersama LCR Honda, usai menjadi rider pertama dalam sejarah yang langsung melompat dari Moto3 ke MotoGP. Sebelumnya, Garry McCoy pernah melakukan hal serupa, yakni melompat dari GP125 ke GP500 pada 1998.

11. Jack Miller juga tercatat sebagai pembalap Australia pertama yang membela tim pabrikan Ducati sejak Casey Stoner pada 2010. Sebelum Miller dan Stoner, Ducati Team juga pernah menaungi rider Australia lainnya, yakni Troy Bayliss, yang kini menjadi legenda Ducati berkat tiga gelar dunia yang ia raih di WorldSBK dan kemenangan besarnya di MotoGP Valencia 2006 saat menggantikan Sete Gibernau yang cedera.

12. Tahun 2021 menandai kembalinya MotoGP berlaga di Sirkuit Losail, Qatar, setelah perhelatan tahun lalu dibatalkan akibat Covid-19, sementara Moto2 dan Moto3 tetap berlaga. Musim ini, Losail juga akan menggelar dua pekan balap sekaligus, yakni MotoGP Qatar dan MotoGP Doha, usai Seri Argentina dan Austin ditunda, juga karena Covid-19.

Sumber: MotoGP

Disadur dari: Bola.net (Penulis Anindhya Danartikanya, published 25/3/2021)

  

Berita Terkait