Respons PSSI Mengenai Misteri Hilangnya Cucu Somantri saat Kongres Tahunan 2021

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 30 Mei 2021, 12:45 WIB
Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Cucu Somantri, saat KLB PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta, Minggu (2/11/2019). Iwan akan memimpin PSSI selama empat tahun, dari 2019 hingga 2023. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri, absen pada Kongres Tahunan PSSI 2021 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (30/5/2021). PSSI punya jawaban khusus mengenai misteri hilangnya Cucu Somantri.

Wakil Ketua Umum PSSI lainnya, Iwan Budianto, mengaku Cucu Somantri absen tanpa kabar pada Kongres Tahunan PSSI 2021. Meski demikian, Iwan Budianto memastikan Cucu Somantri masih menjadi bagian dari PSSI.

Advertisement

"Tidak ada pemberitahuan. Namun, saya akan lihat lagi apakah ada surat pemberitahuannya atau tidak. Pak Cucu masih menjabat," kata Iwan Budianto.

Nama Cucu Somantri awalnya sering dikenal saat awal-awal menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI. Namun, purnawirawan TNI berpangkat akhir Mayor itu langsung hilang bak ditelan bumi begitu melakukan blunder pada awal April 2020.

Cucu Somantri yang ketika itu juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara sepihak menunjuk anak kandungnya sebagai General Manager PT LIB. Hal itu lantas membuat Cucu Somantri mendapatan tekanan hingga akhirnya mundur dari jabatan Dirut PT LIB.

Selain Cucu Somantri, satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yakni Pieter Tanuri juga absen pada kegiatan tahunan tersebut. Pieter Tanuri disebut berhalangan karena ada acara keluarga.

"Pak Pieter ada acara keluarga. Menikahkan keponakannya," tegas Iwan Budianto.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

4 Keputusan Krusial

Menpora RI, Zainudin Amali, Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, foto bersama saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). Kongres tersebut akan membahas kepastian Liga 1 dan 2 musim 2021-2022. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebanyak 87 voters menjadi peserta pada Kongres Tahunan PSSI 2021. Mereka berasal dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, Asosiasi Futsal Indonesia, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia, dan Asosiasi Pelatih Indonesia.

Kongres Tahunan PSSI 2021 melahirkan empat keputusan krusial. Contohnya adalah Liga 1 2021/2022 yangakan digelar dengan format anyar yakni bubble to bubble dalam enam series.

Kemudian ada agenda pengesahan nama-nama baru dari klub yang berada di Liga 2 dan Liga 3. Kongres juga membahas agenda untuk persiapan Timnas Indonesia yang punya jadwal padat sepanjang 2021 dan memutuskan nasib-nasib kompetisi lain semisal Liga 1 Putri, Elite Pro Academy (EPA), dan Piala Soeratin.