Liga 1: Pemain PSS Berlatih Mandiri Selama PPKM Darurat, Materi Fisik Jadi Prioritas

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 08 Jul 2021, 18:57 WIB
Sesi latihan PSS Sleman di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi baru-baru ini. (Dok PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat se-Jawa dan Bali membuat program latihan di tim PSS Sleman ikut berhenti. Tim pelatih PSS memberikan kesempatan bagi para pemainnya untuk berlatih secara mandiri.

Tim yang dibesut Dejan Antonic sudah diliburkan dari aktivitas latihan sejak Minggu (4/7/2021). Irfan Bachdim dan kawan-kawan diliburkan serta dapat berlatih secara mandiri setidaknya hingga 20 Juli mendatang, atau batas akhir PPKM darurat.

Advertisement

"Selama PPKM dan tidak ada latihan bersama ini, tim pelatih menentukan bahwa para pemain melakukan latihan mandiri yang dimulai dari 9 hingga 20 Juli," ungkap pelatih fisik PSS Sleman, Danang Suryadi, Kamis (8/7/2021).

Bagi tim pelatih PSS Sleman, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk menentukan metode apa yang tepat agar latihan Mandiri tetap maksimal. Hanya saja, keterbatasan alat menjadi kendala.

"Materi fisik akan lebih banyak diberikan di latihan mandiri ini. Pertimbangannya karena selama di rumah tentu alat, ruang gerak dan fasilitas berlatih mereka cukup terbatas," katanya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Seperti Masa Ramadan

Aksi gelandang andalan PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan dalam latihan bersama timnya di Bekasi. (Dok PSS)

Adapun untuk materi yang diberikan, meliputi: strength, upper dan lower body, koordinasi dan latihan teknik dasar sendiri. Tujuannya agar kondisi pemain tidak terlalu turun selama latihan di rumah saja.

Danang menambahkan materi fisik tersebut sangat mungkin diberikan di tengah keterbatasan yang ada. Sebelumnya, metode dan materi latihan ini pernah juga diberikan tim pelatih di momen libur Ramadan dan Idul Fitri beberapa waktu lalu.

"Hasil tes fisik yang dilakukan saat itu menunjukkan bahwa kondisi Bagus Nirwanto dan kolega dalam keadaan yang cukup baik dan tak mengalami penurunan drastis. Oleh karena itu cara tersebut kembali diterapkan di momen PPKM ini," tandas Danang Suryadi.