Bienvenido Eduardo Camavinga! Menanti Akhir Era Kroos dan Modric di Real Madrid

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 01 Sep 2021, 07:15 WIB
Real Madrid - David Alaba, Eduardo Camavinga, Casemiro (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid telah menyepakati transfer Eduardo Camavinga dari Rennes. Lantas, seperti apa starting XI Los Blancos jika gelandang 18 tahun itu langsung menjadi pilihan utama?

Dikutip dari Fabrizio Romano, Real Madrid akan membayar 31 juta Euro dan sejumlah bonus untuk transfer Camavinga. Tes medis dan kesepakatan personal juga sudah rampung. Hanya menunggu pengumuman resmi.

Advertisement

Camavinga masuk proyek jangka panjang Real Madrid. Dia akan menggantikan trio Casemiro [29], Toni Kroos [31], dan Luka Modric [35] yang sudah uzur. Trio ini sudah memberi banyak gelar dan kejayaan, tapi sudah waktunya berubah.

Peremajaan dibutuhkan Carlo Ancelotti di Real Madrid. Kini sudah saatnya para pemain muda mengambil alih peran para pemain gaek di Santiago Bernabeu.

Eduardo Camavinga bakal jadi bagian perubahan lini tengah Real Madrid. Lalu, seperti apa starting XI Los Blancos jika Camavinga menjadi pemain inti?

2 dari 5 halaman

Kiper

Real Madrid melalui situs resminya pada Rabu (8/8/2018), mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea terkait transfer Thibaut Courtois. (AFP/Glyn Kirk)

Real Madrid mendaftarkan empat penjaga gawang pada musim 2021/2022. Courtois sangat menonjol jika dibanding tiga kiper lain. Sulit melihat Courtois tergusur dari starting XI Real Madrid musim ini.

Courtois juga menunjukkan performa yang sangat stabil bersama Los Blancos.

3 dari 5 halaman

Bek

David Alaba. Rekrutan gratis dari Bayern Munchen ini langsung dimainkan saat laga perdana melawan Alaves yang berbuah kemenangan 4-1. Ia tampil penuh dan menyumbang 1 assist untuk gol terakhir Los Blancos yang dicetak Vinicus Junior. (Foto: AP/Alvaro Barrientos)

Musim 2020/2021 berjalan sangat sulit bagi Carvajal. Sebab, dia mengalami banyak cedera dan melewatkan banyak laga. Kini, kondisi Carvajal sudah bugar dan siap mengisi satu tempat di starting XI.

Carvajal memulai musim 2021/2022 dengan baik. Dari dua laga, dia mencetak satu gol di La Liga.

Militao membuktikan kapasitasnya pada paruh kedua musim 2020/2021 lalu. Saat Sergio Ramos dan Raphael Varane sering absen, Militao tampil bagus. Dia juga mulai jadi pilihan utama timnas Brasil.

Militao sangat kuat dalam duel satu lawan satu. Dia punya kemampuan fisik yang sangat bagus.

Alaba selalu menjadi pilihan utama Don Carlo untuk mengisi satu pos di lini belakang Real Madrid. Sempat dimainkan sebagai bek kiri, Alaba mendapat peran bek tengah pada duel lawan Real Betis.

Alaba didatangkan sebagai pengganti Sergio Ramos. Alaba dikenal punya kemampuan membaca permainan dan buil-up sangat bagus.

Mendy masih cedera dan belum nampak di starting XI Real Madrid awal musim ini. Saat pemain asal Prancis itu sembuh dari cedera, posisi bek kiri Real Madrid akan jadi miliknya lagi.

Ancelotti punya hubungan baik dengan Marcelo dan dia adalah kapten tim. Namun, Mendy secara teknis bisa jadi opsi yang lebih baik.

4 dari 5 halaman

Gelandang

Fede Valverde, gelandang Real Madrid. (Dok. Twitter/Fede Valverde)

Valverde bakal lebih sering masuk dalam starting XI Real Madrid musim ini. Pemain 23 tahun adalah bagian dari proyek jangka panjang dan dia telah meneken kontrak baru dari Real Madrid.

Valverde bakal menjadi pengganti Luka Modric yang tidak lagi muda, dengan karakter bermain yang berbeda. Valverde lebih bertenaga dan agresif dibanding Modric.

Casemiro menjadi pemain yang vital di lini tengah Real Madrid. Dia adalah sosok yang menyaring serangan lawan sebelum berhadapan dengan bek tengah. Casemiro punya kemampuan bertahan sangat baik.

Selain itu, Casemiro juga bisa menjadi alternatif gol Real Madrid pada situasi bola mati.

Camavinga punya kemampuan yang seimbang antara menyerang dan bertahan. Dia punya daya jelajah yang bagus. Camavinga bisa membuat lini tengah Real Madrid lebih bertenaga.

Jika ingin memainkan formasi yang lebih menyerang, Ancelotti bisa memilih Isco untuk menggantikan Camavinga. Atau Toni Kroos jika ingin memaksimalkan ball possesion.

5 dari 5 halaman

Striker

Striker Real Madrid, Karim Benzema bersama Vinicius Junior melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Granada pada laga Liga Spanyol di Stadion Alfredo Di Stefano, Kamis (24/12/2020). Real Madrid menang dengan skor 2-0. (AP/Bernat Armangue)

Ancelotti punya rencana yang jelas bersama Bale. Dia tidak melepasnya karena tahu apa yang bisa dilakukan eks pemain Tottenham. Bale bakal jadi andalan untuk posisi penyerang kanan.

Sebagai pesaing Bale, Ancelotti punya cukup banyak pilihan. Dia punya Marco Asensio, Rodrygo Goes, dan Lucas Vazquez.

Ancelotti punya opsi memainkan Luka Jovic untuk posisi penyerang tengah. Tapi, dia hanya pilihan kedua.

Benzema tetap menjadi andalan di lini depan. Pemain asal Prancis adalah salah satu favorit Ancelotti. Baginya, peran Benzema tidak sekadar mencetak gol tapi terlibat dalam permainan.

Eden Hazard harus bersaing dengan Vinicius Junior untuk mendapatkan tempat inti. Sejauh ini, walau performanya belum cukup bagus, Hazard masih jadi pilihan utama Ancelotti.

Namun, melihat progres Vinicius pada tiga laga awal Real Madrid, persaingan posisi penyerang kiri sangat terbuka.

Berita Terkait