BRI Liga 1: Bali United Jajal Lapangan Gelora Samudra, Venue Latihan Tim Piala Dunia U-20

oleh Alit Binawan diperbarui 04 Sep 2021, 22:15 WIB
Brwa Hekmat Nouri saat sesi latihan bersama Bali United di Lapangan Gelora Samudera, Kuta, Jumat (3/9/2021). (Bola.com/Maheswara Putra)

Bola.com, Kuta - Sesi latihan Bali United berpindah dari Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran. Ilija Spasojevic dkk. menggunakan Lapangan Gelora Samudera Kuta sebagai tempat latihan pada Jumat sore (3/9/2021).

Bali United menjadi tim pertama yang menjajal lapangan tersebut pasca rampungnya tahapan revitalisasi untuk perhelatan Piala Dunia U-20 pada tahun 2023. Sesi latihan masih berlangsung tertutup pada Jumat.

Advertisement

Dari informasi yang dihimpun pada Sabtu (4/9/2021), Bali United hanya sekali saja menjajal lapangan yang sempat menjadi markas PS Badung tersebut.

Hal tersebut dianggap berguna untuk memberikan masukan kepada Kementerian PUPR dan pihak kontraktor seperti PT PP tentang kekurangan pasca revitalisasi yang harus segera diperbaiki.

Namun hingga sekarang, pihak Bali United mulai pemain hingga pelatih masih belum memberikan komentar terkait Lapangan Samudera Kuta. Hal yang sama sempat dilakukan Serdadu Tridatu ketika menjajal pertama kali Stadion kapten I Wayan Dipta pada Sabtu (21/8/2021).

Sementara itu pihak pengelola Lapangan Gelora Samudera Kuta yang diwawancarai Sabtu mengaku cukup senang dengan rampungnya proses revitalisasi stadion milik Desa Adat Kuta tersebut meskipun masih belum 100 persen rampung.

“Sekarang ini tahapan finishing. Masih dipantau apa ada kekurangan dan sebagainya,” ucap pengelola Lapangan AAN Ardhika.

“Kemarin sempat Bali United pakai lapangan ini agar tahu kekurangannya dimana karena yang akan memakai lapangan ini nanti adalah Timnas negara lain di Piala Dunia U-20,” bebernya.

2 dari 4 halaman

Biaya Besar

Pemain Persik Kediri, Youssef Ezzejjari (kiri) berusaha melewati hadangan pemain Bali United Brwa Hekmat Nouri dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 antara Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). (Foto:

Yang jelas untuk saat ini, tidak sembarangan pihak yang bisa memakai lapangan tersebut karena pihak pengelola dan Pemkab Badung tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dengan lapangan tersebut.

Kebetulan pria yang akrab disapa Gung Kang itu mengaku jika biaya perawatan lapangan yang dibutuhkan cukup tinggi. Biaya perawatan kemungkinan hampir sama di Stadion Kompyang Sujana, Stadion Ngurah Rai, dan Lapangan Gelora Trisakti.

Dalam sebulan, setidaknya butuh biaya sebsar Rp25 juta untuk perawatan. Itu baru hitungan kasar saja. Untuk perawatan rumput lapangan jika dikalkulasi dengan pupuk, hormon, penyemprotan, pemotongan rumput, dan lain sebagainya, bisa mencapai Rp8 juta.

3 dari 4 halaman

Rumput Setara SUGBK

Pemain Bali United, Michael Yansen Orah (kiri) berebut bola dengan pemain Persik Kediri, Risna Prahalabenta Ranggalelana dalam laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 antara Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Hal ini karena rumputnya yang berjenis Zoysia Matrella. Jenis rumput yang sama juga tertanam di Stadion Dipta, SUGBK, dan Stadion Manahan Solo. Belum lagi beban biaya yang dikeluarkan untuk listrik.

“Rumput misalnya. Tidak sembarangan disiram sekarang. Ph air harus diperhatikan. Lampu juga minimal dua kali harus dinyalakan agar tahu apakah ada kerusakan atau tidak,” tutupnya.

Bali United menjadi tim pertama yang menjajal lapangan tersebut pasca rampungnya tahapan revitalisasi untuk perhelatan Piala Dunia U-20 pada tahun 2023. Sesi latihan masih berlangsung tertutup pada Jumat.

4 dari 4 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait