4 Pemain Klub Eropa yang Mewarnai Duel Malaysia Vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2020: Kualitas Bukan Kaleng-kaleng

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 24 Des 2021, 06:20 WIB
Piala AFF - Malaysia Vs Timnas Indonesia - Ilustrasi Pemain dan Pelatih (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Singapura - Laga krusial akan dilakoni Timnas Indonesia pada Minggu (19/12/2021) di National Stadium, Singapura. Pasukan Shin Tae-yong mendapatkan ujian dari Malaysia pada duel bertajuk laga pamungkas Grup B Piala AFF 2020.

Pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia selalu berlangsung panas. Tak sekadar perebutan tiga poin atau urusan menang dan kalah, laga biasanya dibumbui dengan rivalitas yang sudah mengakar sejak dulu antara kedua tim.

Advertisement

Padahal, Indonesia dan Malaysia adalah negara bertetangga yang hanya dipisahkan Selat Malaka. Namun, para suporter kerap membumbui duel tersebut sebagai rivalitas abadi.

Tak terkecuali dengan laga nanti. Timnas Indonesia dan Malaysia sama-sama mengincar kemenangan agar bisa meraih tiket ke semifinal Piala AFF 2020.

Timnas Indonesia yang saat ini di puncak klasemen sementara Grup B Piala AFF 2020 dengan koleksi tujuh poin lebih diuntungkan. Pasukan Shin Tae-yong cukup membutuhkan hasil imbang untuk terus melanjutkan petualangan di Piala AFF.

Sebaliknya, Malaysia yang ada di posisi ketiga dengan koleksi enam poin dalam tekanan hebat. Hasil imbang atau kalah membuat mereka harus pulang duluan ke Negeri Jiran.

Pertandingan bakal berlangsung ketat dan menarik karena materi pemain berkualitas yang dimiliki kedua tim. Yang menarik perhatian tentu saja adanya nama-nama pemain kelas Eropa yang mengisi skuad kedua tim.

Bola.com mencatat ada empat pemain klub Eropa yang akan meramaikan duel Malaysia melawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Mereka diprediksi akan membawa pengalamannya di Eropa. Siapa saja?

2 dari 5 halaman

1. Elkan Baggott

Elkan Baggott mengakui kondisinya sudah siap tempur untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (dok. PSSI)

Elkan Baggott sudah bisa memperkuat Timnas Indonesia pada duel melawan Malaysia. Pemain berusia 19 tahun itu sempat harus menjalani masa karantina selama lima hari akibat satu pesawat dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Hadirnya Elkan Baggott tentu menjadi kabar bahagia di lini belakang Timnas Indonesia. Apalagi pemain Ipswich Town itu sangat bisa diandalkan dalam membuat jantung pertahanan Timnas Indonesia sukar ditembus.

Elkan Baggott merupakan bek dengan kualitas yang tak perlu diragukan lagi. Memiliki postur tubuh tinggi menjadikannya leluasa untuk memotong alur serangan lawan, terutama dari bola-bola udara.

Elkan Baggott berpeluang mematikan serangan Malaysia dari bola udara. Selain itu, Elkan Baggott juga bisa diandalkan dalam memecah kebuntuan melalui situasi bola mati.

3 dari 5 halaman

2. Dion Cools

Bek Malaysia, Dion Cools, saat ini bermain untuk klub Norwegia, FC Midtjylland , dan wajib diwaspadai Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020. (Instagram/@djcools21)

Laga melawan Timnas Indonesia berpeluang jadi debut Dion Cools di Piala AFF 2020. Pemain berusia 25 tahun itu telah melewatkan tiga laga Malaysia karena masih bertugas di klubnya.

Kehadiran Dion Cools bakal jadi tambahan amunisi di lini belakang Malaysia. Pengalamannya bermain di klub Norwegia, FC Midtylland akan sangat berguna untuk menghadapi tensi tekanan dari Timnas Indonesia.

Dion Cools bermain sebagai bek kanan. Sejak menembus skuad Malaysia pada 2021, Dion Cools sudah mengoleksi tiga penampilan.

Pelatih Tan Cheng Hoe menaruh harapan tinggi pada Dion Cools. Kehadirannya diharapkan bisa membuat lini pertahanan Malaysia kukuh dan sukar ditembus sepanjang pertandingan.

4 dari 5 halaman

3. Witan Sulaeman

Menjelang akhir laga, Timnas Indonesia harus menarik keluar Witan Sulaeman yang mengalami cedera pada menit ke-78 dan digantikan Yabes Roni. (Dok. PSSI)

Kontribusi Witan Sulaeman di Timnas Indonesia tak perlu diragukan lagi. Pemain Lechia Gdansk itu sejauh ini semakin berkembang di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

Witan juga andal melakukan peran sebagai motor serangan. Kualitas individu yang dimilika sering membuat kerepotan barisan pertahanan lawan.

Pelatih Shin Tae-yong sering mengandalkan Witan di sektor sayap di Piala AFF 2020. Selain itu, tembakan akuratnya juga dinanti untuk kembali menyumbang gol.

Pada Piala AFF 2020, Witan tercatat sudah bermain sebanyak tiga kali. Kontribusnya juga cukup besar yakni mencetak satu gol dan satu assist.

5 dari 5 halaman

4. Luqman Hakim Shamsudin

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berharap Luqman Hakim Shamsudin mampu tampil menggila di Piala AFF 2020. (Instagram/@luqmansham_10)

Luqman Hakim Shamsudin merupakan penyerang masa depan Malaysia. Pemain berusia 19 tahun itu mulai menampakkan taringnya di lini depan Malaysia pada Piala AFF 2020.

Hal itu mengacu pada pengalamannya bermain di luar negeri. Luqman Hakim Shamsudin saat ini bermain untuk klub Belgia, Kortrijk.

Luqman Hakim Shamsudin menembus skuad senior Malaysia pada 2021. Sejauh ini, Luqman Hakim Shamsudin sudah tampil sebanyak delapan kali untuk Malaysia.

Luqman Hakim sejauh ini sudah bermain tiga kali di Piala AFF 2020. Luqman Hakim belum mencetak gol, namun sudah menyumbang satu assist untuk tim berjulukan Harimau Malaya itu.

Berita Terkait