BRI Liga 1: Gagal Tekuk PSS Sleman, Pelatih Madura United Siap Dipecat

oleh Aditya Wany diperbarui 18 Jan 2022, 21:10 WIB
Ekspresi pelatih Madura United, Fabio Araujo Lefundes. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Madura United kembali gagal memetik kemenangan di pekan ke-20 BRI Liga 1 2021/2022. Mereka ditahan imbang 1-1 oleh PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (18/1/2022) sore.

Pada laga ini, kesempatan menang terbuka lebar untuk Madura United. Sebab, PSS harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23. Kiper mereka Bagus Prasetyo diganjar kartu merah setelah melanggar Renan Silva di luar kotak penalti.

Advertisement

Madura United memang berhasil unggul dulu lewat gol Bayu Gatra di menit ke-41. Tapi, PSS yang dalam kondisi kalah jumlah pemain sukses membalasnya berkat sundulan Riki Dwi Saputro pada menit ke-54.

Pelatih Madura United, Fabio Lefundes, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya melihat timnya gagal mengemas poin penuh. Menurutnya, perubahan komposisi skuad dengan kehadiran sejumlah pemain membuat timnya masih beradaptasi.

“Kami masih di dalam satu proses untuk bisa lebih baik. Kami tim yang baru, ada beberapa pemain masuk. Ada lima pemain yang tampil, belum 15 hari kami bersama,” kata pelatih berpaspor Brasil tersebut.

"Diibaratkan kami sedang mengganti ban mobil sementara mobil masih berjalan. Di Indonesia ada beberapa tim yang melakukan perubahan komposisi. Dalam proses ini, saya menerima masukan yang baik dan tidak baik juga,” imbuhnya.

Keberadaan lima pemain baru yang dimaksud oleh Fabio Lefundes mungkin bisa jadi alasan. Faktanya, hanya empat pemain anyar yang bertanding bersama Madura United. Mereka adalah Fandry Imbiri, Fadilla Akbar, Renan Silva, dan Beto Goncalves.

Dari empat nama itu, Fandry Imbiri dan Beto Goncalves bukanlah nama asing. Keduanya tercatat pernah membela Madura United sejak 2019 dan hengkang pada 2021 sebelum akhirnya kembali pada 2022 ini.

 

2 dari 3 halaman

Fabio Lefundes Merasa Bertanggung Jawab

Pelatih anyar Madura United, Fabio Lefundes. (Aditya Wani/Bola.com)

Fabio Lefundes sadar tekanan berat akan mengarah kepadanya. Sebab, timnya gagal menang selama putaran kedua. Sebelum hasil imbang ini, Madura United menelan dua kekalahan, masing-masing dengan skor 0-1 dari PSM Makassar dan 2-3 kontra Bhayangkara FC.

Pelatih berusia 49 tahun itu bahkan menyiapkan diri jika memang diminta berhenti dan meletakkan jabatannya.

"Pasti hari ini banyak orang yang kritik, PSS punya 10 pemain dan kami punya 11, tapi kami tidak berhasil memetik kemenangan. Saya akan berhenti kalau pengurus meminta saya berhenti,” ucap Fabio Lefundes.

"Semua orang yang ada di sekitar kami tahu bagaimana saya melatih pemain. Dan orientasi saya adalah punya visi untuk mendapat kemenangan,” imbuhnya.

 

 

3 dari 3 halaman

Minta Maaf Lefundes

Pelatih Madura United, Fabio Araujo Lefundes saat menghadapi Bali United dalam laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (09/12/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pertandingan ini seolah memperlihatkan bahwa para pemain Madura United mulai kehilangan mental untuk memetik kemenangan. Meski mampu mendominasi, mereka terkesan tidak tenang dalam mengeksekusi peluang mencetak gol.

"Saya minta maaf kepada suporter Madura United, karena ada pemain (lawan) yang mendapat kartu merah, tetapi kami belum berhasil," kata Lefundes. 

"Saya berterima kasih kepada pemain saya semua yang sudah berusaha keras untuk sudah mencoba meraih kemenangan,” lanjutnya. 

Hasil imbang ini membuat Madura United tertahan di peringkat ke-13 dengan hanya mengoleksi 22 poin. Mereka hanya mampu mendapat satu poin saja dalam melakoni tiga laga di putaran kedua BRI Liga 1.

Berita Terkait