10 Pemain Jos yang Tidak Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-23: Dari Ernando Ari sampai Bagus Kahfi

Masih ada beberapa pemain muda top yang tidak dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-23. Siapa saja?

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Februari 2022, 16:00 WIB
Timnas Indonesia - Bagus Kahfi, Ernando Sutaryadi (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Daftar pemain Timnas Indonesia U-23 yang disiapkan untuk tampil di Piala AFF U-22 2022 telah dirilis. Menariknya, beberapa nama beken tidak dipanggil pelatih Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong membawa beberapa pemain yang sudah bisa membela Timnas pada level senior. Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Pratama Arhan hingga Alfeandra Dewangga akan tetap jadi andalan di Piala AFF u-23.

Advertisement

Tapi, ada juga beberapa pemain top yang dilewatkan. Salah satunya adalah Ernando Ari. Dari segi usia, kiper Persebaya Surabaya itu masih bisa membela Timnas U-23. Tapi, dia tak dipanggil.

Masih ada beberapa nama top lain yang tidak dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia U-23. Siapa saja? 


Ernando Ari

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi mengamankan bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Shin Tae-yong sudah lama bekerja sama dengan Ernando. Namanya masuk dalam daftar empat kiper yang dibawa ke Piala AFF 2020. Bahkan, Ernando tampil pada laga uji coba melawan Timor Leste belum lama ini.

Penampilan paling epik Ernando saat mengawal gawang Timnas Indonesia U-23 melawan Australia pada kualifikasi Piala Asia. Ernando berkali-kali melakukan penyelamatan gemilang. Indonesia 'cuma' kalah agregat 2-4.

Tapi, Ernando tidak dipanggil untuk persiapan Piala AFF u-23. Posisi kiper 19 tahun itu digantikan oleh Cahya Supriadi yang bahkan belum menjalani debut di tim utama Persija Jakarta.


Andre Oktaviansyah

Pemain Persikabo 1973, Andre Oktaviansyah, mengontrol bola saat melawan Madura United pada laga BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (3/9/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Andre kembali menemukan sentuhan terbaiknya bersama Persikabo 1973 usai mengalami cedera parah. Dia tampil cukup bagus di BRI Liga 1 dengan mencatatkan 19 penampilan hingga pekan ke-21. Tapi, Andre tidak dilirik Shin Tae-yong.

Sebenarnya, Shin Tae-yong tidak menutup mata dengan talenta Andre. Sebab, nama Andre sempat dipanggil ke Timnas U-19 untuk menjalani latihan di Spanyol pada akhir 2020 lalu. Tapi, kini Andre tak jadi pilihan.


Brian Fatari

Pemain Persija Jakarta, Braif Fatari (kiri) berusaha melewati pemain Persik Kediri, Ahmad Agung Setia Budi dalam laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (30/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Persipura memang terpuruk di BRI Liga 1. Tapi, mereka memunculkan banyak pemain muda berbakat. Selain Ramai Rumakiek, ada Brian Fatari yang juga layak mendapat perhatian lebih.

Pemain 22 tahun menjadi pilihan utama untuk posisi bek tengah. Dia membuat pemain asing Henrique Motta harus angkat kaki dari klub. Tapi, Fatari masih belum dilirik Shin Tae-yong.


Ilham Rio Fahmi

Pemain asing PSIS Semarang, Jonathan Cantillana, tengah membayangi bek Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi, dalam laga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (12/9/2021) malam. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Keberadaan pemain top selevel Marco Motta tidak menghalangi bersinarnya Rio Fahmi. Dia mampu bersaing dengan eks pemain Timnas Italia itu untuk posisi bek kanan.

Rio Fahmi tampil sangat bagus saat Persija menang 2-1 atas Persita pada pekan ke-21 BRI Liga 1. Pemain 20 tahun sukses mencetak satu gol. Total, dia memainkan 16 pertandingan di BRI Liga 1 sejauh ini.


Rifad Marasabessy

Bek Timnas Indonesia U-19, Rifad Marasabessy, mengejar bola saat melawan Kamboja U-19 pada laga persahabatan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. (Dok Bola.com)

Salah satu bek kiri potensi dan sudah jadi andalan Timnas Indonesia sejak U-19. Shin Tae-yong sempat memanggil Rifad untuk laga Play-off Kualifikasi Piala AFC 2023. Tapi, Rifad kemudian dipulangkan karena tidak disiplin.

"Rifad tidak memberitahu saya alasan keterlambatannya. Karena itu saya mengeluarkannya dari pemusatan latihan,” kata Shin Tae-yong. Sejak saat itu, Rifad tak pernah masuk skuad Timnas Indonesia. 


Firza Andika

Pemain Timnas Indonesia U-22, Firza Andika, mengamati rekannya saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (17/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Firza Andika adalah bagian dari skuad Timnas Indonesia saat juara Piala AFF U-23 2019 lalu. Dari sisi usia, dia masih bisa bermain pada edisi 2022 ini. Tapi, Firza tidak dipanggil Shin Tae-yong.

Firza pernah mencoba peruntungan di Belgia. Tapi, dia justru berada dalam situasi sulit. Di BRI Liga 1 2021/2022, Firza tampil bagus untuk Persikabo 1973. Dia jadi pilihan utama untuk posisi bek kanan. 


Luthfi Kamal

Pemain Barito Putera, M. Luthfi Kamal melepaskan tendangan ke gawang PSIS Semarang dalam laga pekan ke-8 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (20/10/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Luthfi Kamal punya jam terbang yang tinggi bersama Timnas Indonesia pada level usia. Pemain 22 tahun itu pernah jadi andalan Timnas Indonesia Uu-23 pada era kepelatihan Indra Sjafri.

Performa Luthfi Kamal di klub juga terbilang bagus. Dia telah memainkan 17 laga bersama Barito Putera di BRI Liga 1. Eks pemain Mitra Kukar itu mampu mencetak dua gol walau posisi bermainnya gelandang bertahan.


Alfriyanto Nico

Gelandang Persija Jakarta, Alfriyanto Nico melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua timnya ke gawang Persela Lamongan dalam laga pekan ke-4 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (24/09/2021). Persija menang 2-1. (Bola.com/Bagaskara La

Seperti Rio Fahmi, Nico mencuat di tengah tumpukan pemain bintang Persija Jakarta. Pemain 18 tahun itu tampil bagus di lini serang Persija. Nico telah mencetak tiga gol di BRI Liga 1 2021/2022.

Nico mencetak gol lebih banyak jika dibanding Osvaldo Haay atau Riko Simanjuntak. Tapi, Nico belum mendapat kesempatan dari Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia.


Bagus Kahfi

Timnas Indonesia memiliki penyerang masa depan dalam diri Bagus Kahfi. Pemain 20 tahun itu merajut mimpinya di Eropa bersama Jong Utrecht sejak tahun lalu. Sempat terkena cedera parah, Bagus tentu akan kembali ke permainan terbaiknya dan menjadi opsi STY di Timnas Indonesia. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bagus Kahfi sempat dipanggil Shin Tae-yong untuk laga Kualifikasi Piala AFC U-23 2022. Tapi, performanya tidak cukup bagus. Setelah itu, Bagus tidak pernah dilirik Shin Tae-yong lagi untuk membela Timnas.

Pada level klub, Bagus kesulitan bersaing di Jong Utrecht. Dia minim kesempatan bermain. Sempat tampil bagus pada laga uji coba, pemain 20 tahun hanya sekali tampil pada laga resmi. 


Feby Eka Putra

Penyerang Arema FC, Feby Eka Putra un mendapatkan beberapa peluang, namun berhasil digagalkan barisan pertahanan PSM Makassar. (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Feby Eka termasuk pemain yang punya pengalaman segudang. Dia berulang kali menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-19. Feby Eka juga beberapa kali dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Pada level klub, performa Feby Eka juga cukup bagus. Dia mencetak satu gol dari 13 penampilan bersama Arema FC di BRI Liga 1. Feby Eka bisa bermain sebagai winger kanan maupun kiri. 


Daftar Pemain Timnas Indonesia U-23

Shin Tae-yong dikenal dengan pelatih yang gemar memainkan pemain muda di skuat Merah Putih. Hal tersebut terlihat saat Timnas Indonesia berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Namun, sebaiknya pria asal Korea Selatan itu harus mempertimbangkan memainkan pemain senior. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kiper: Muhammad Adisatryo (Persik), Cahya Supriadi (Persija), Muhammad Riyandi (Barito Putera)

Belakang: Komang Teguh (Borneo FC), Alfeandra Dewangga (PSIS), Bayu Fiqri (Persib), Rizky Ridho (Persebaya), Achmad Figo (Arema FC), Pratama Arhan (PSIS), Komang Tri (Bali United), Muhammad Ferrari (Persija), Kakang Rudianto (Persib), Subhan Fajri (Persiraja), Irsan Lestaluhu (Persipura), Bagas Kaffa (Barito Putera)

Gelandang: Rachmat Irianto (Persebaya), Syahrian Abimanyu (Persija), Marselino Ferdinan (Persebaya), Ramai Rumakiek (Persipura), Eka Febri (PSIS), Genta Alparedo (Arema FC), Muhammad Iqbal (Persita), Gunansar Mandowen (Persipura), Beckham Putra (Persib), Kanu Helmiawan (PSS)

Penyerang: Irfan Jauhari (Persija), Ronaldo Kwateh (Madura United), Hanis Saghara (Persikabo 1973), Taufik Hidayat (Persija)

 

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, 2/2/2022)

Berita Terkait