Sedih! Klub Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman di Slovakia Disebut Tunggak Gaji Pemain Hingga 7 Bulan

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 08 Apr 2022, 14:38 WIB
Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. (Instagram/@fk_senica)

Bola.com, Senica - Struktur keuangan FK Senica makin buruk. Tim berjuluk Zahoraci itu disebut menunggak gaji Egy Maulana Vikri dkk. hingga tujuh bulan.

Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional di Liga Slovakia, Jan Mucha Jr mengungkapkan bahwa FK Senica juga tidak membayarkan gaji para karyawannya.

Advertisement

"Situasi di FK Senica memburuk. Ini bukan hal baru. Kami semua tahu itu. Masalah di klub dimulai sejak masa kepemimpinan owner dari Venezuela, berlanjut ke pemilik lain," ujar Jan Mucha Jr dinukil dari media Slovakia, Sport Aktuality.

"Situasinya tak tertahankan. Hutang besar telah diwariskan. Pemain dan karyawan klub yang paling terdampak akibat masalah ini," jelas Jan Mucha Jr.

Jan Mucha Jr. terus berkomunikasi dengan para pemain FK Senica untuk membahas perkara ini. Dia mengatakan bahwa sejumlah anggota tim juga telah mengadukan Zahoraci ke Federasi Sepak Bola Slovakia (SFZ) dan FIFA Dispute Resolution Chamber.

Dispute Resolution Chamber adalah lembaga arbritase atau badan penyelesaian sengketa FIFA.

"Banyak yang telah mengajukan tuntutan hukum ke SFZ dan FIFA Dispute Resolution Chamber. Namun, keputusan itu tidak langsung menguntungkan mereka dengan menghasilkan uang di rekening," paparnya.

2 dari 3 halaman

Utang Mencapai 1 Juta Euro

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Sport Aktuality mengungkapkan, yang dikonfirmasi Jan Mucha Jr, bahwa FK Senica punya utang sampai satu juta euro atau setara dengan Rp15 miliar.

"Utangnya mendekati angka itu. Itu utang semua karyawan. Sekitar 70 persennya berutang kepada para pemain. Angka itu cukup tinggi," jelasnya.

"Yang bisa saya katakan adalah sejumlah pemain tidak digaji selama tiga bulan, ada juga yang mencapai tujuh bulan."

"Ini tentu masalah besar bagi sepak bola Slovakia. Sudah waktunya untuk SFZ dan operator kompetisi Liga Slovakia, ULK mengambil posisi yang jelas."

"Apakah ingin memiliki kompetisi yang berkualitas dan stabil atau membiarkan klub yang tidak jujur bersaing dengan mengorbankan pemain yang jujur," tutur Jan Mucha, kiper Timnas Slovakia di Piala Dunia 2010 dan Euro 2016 itu.

3 dari 3 halaman

Nasib Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman Belum Terjawab

Gelandang Indonesia U-19, Witan Sulaeman bersama Egy Maulana, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Thailand U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10/2017). Indonesia menang 3-0 atas Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lantas, bagaimana nasib Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman di FK Senica? Apakah gaji keduanya juga ditunggak oleh Zahoraci?

Bola.com telah mengonfirmasi terkait kemungkinan honor Egy dan Witan juga tidak dibayarkan FK Senica ke agen keduanya, Dusan Bogdanovic, namun belum direspons hingga berita ini tayang.

Sejauh ini, Egy dan Witan masih setia membela FK Senica, baik di Liga Slovakia maupun Piala Slovakia. Egy telah 23 kali bermain untuk Zahoraci di musim ini dengan mencetak dua gol dan empat assists.

Sementara Witan, yang baru bergabung pada bursa transfer musim dingin lalu dari klub Polandia, Lechia Gdansk, sudah merangkum empat gol dan satu assist dari sembilan partai.

Zahoraci tengah berjuang dalam Grup Degradasi. Posisi FK Senica masih aman lantaran bercokol di peringkat ke-9 dari 12 peserta.

Tim peringkat ke-12 akan turun kasta dan posisi ke-10 bakal bertanding play-off degradasi.

Sumber: Sport Aktuality

Berita Terkait