6 Bek Mungil yang Ganas dan Jago Duel: Tuh, Fans MU Tak Perlu Galau dengan Postur Lisandro Martinez

oleh Suharno diperbarui 26 Jul 2022, 16:55 WIB
Lisandro Martinez resmi jadi pemain MU. (Twitter/Fabrizio Romano)

Bola.com, Jakarta - Erik ten Hag membawa bek andalannya, Lisandro Martinez, dari Ajax Amsterdam ke MU. Namun ada yang unik karena postur pendek Martinez yang berposisi sebagai pemain belakang.

Bek berkebangsaan Argentina itu hanya memiliki tinggi badan 1,75 meter. Bagi seorang bek tentunya posturnya sangat pendek, bahkan untuk ukuran orang Eropa.

Advertisement

Bandingkan saja dengan tinggi badan bek Liverpool Ibrahima Konate 1,94 meter atau Virgil Van Dijk 1,93 meter, tentu ukuran Martinez sangat pendek. Lalu apakah dia bisa bertarung di Liga Inggris musim ini?

Sebelum Martinez, sebenarnya sudah ada bek pendek di klub-klub Eropa. Mereka bahkan mampu bersaing dan mengantarkan timnya menyabet gelar juara bahkan meraih Ballon d'Or atau gelar pemain terbaik dunia.

Berikut 6 bek pendek yang tetap ganas saat berada di lapangan. Jadi fans Manchester United (MU) tidak perlu galau lah. 

 

2 dari 7 halaman

1. Carles Puyol (177 cm)

Xavi ditunjuk sebagai kapten Barcelona seiring dengan pensiunnya Carles Puyol di tahun 2014. Di bawah kepemimpinannya, Blaugrana sukses meraih trofi LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions Eropa musim 2014/2015. (Foto: AFP/Franck Fife)

Carles Puyol mencatatkan ebih dari 650 penampilan untuk Barcelona selama 15 tahun memperkuat tim yang bermarkas di Camp Nou ini. Meski bertubuh mungil, pencapaian kariernya sangat tinggi.

Kapten Barcelona itu pernah meraih enam gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, dan dua Copa Del Reys. Kehadirannya membuat aman lini belakang Blaugrana.

Di level internasional, Puyol juga mencetak prestasi yang tinggi. Bersama timnas Spanyol, dia meraih gelar Piala Dunia dan Piala Eropa atau EURO.

 

3 dari 7 halaman

2. Fabio Cannavaro (175 cm)

Fabio Cannavaro dinobatkan sebagai FIFA World Player of the Year 2006 usai berhasil mengantarkan Italia merengkuh gelar Piala Dunia 2006. Kala itu, Gli Azzurri terkenal dengan pertahanan yang sangat kokoh. Tercatat hanya dua gol yang bersarang ke gawang Italia yaitu saat berjumpa Amerika Serikat dan Prancis. Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kehadiran pemain bertinggi badan 176 cm tersebut. (AFP/Patrik Stollarz)

Serupa dengan Lisandro Martinez, Fabio Cannavaro hanya memiliki tinggi badan 1,75 meter. Meski mungil, dia merupakan seorang legenda di Italia.

Dia pernah memenangkan gelar domestik Italia bersama Parma dan gelar domestik Spanyol bersama Real Madrid. Cannavaro yang menjadi kapten Italia juga meraih tietl Piala Dunia 2006.

Dia juga pernah meraih gelar Ballon d'or dan hanya segelintir bek yang mendapatkannya. Marca juga menobatkannya masuk ke best 11 pemain asing bagi Real Madrid.

 

4 dari 7 halaman

3. Franco Baresi (175 cm)

Franco Baresi merupakan bek tengah legendaris milik AC Milan. Ia menghabiskan sepanjang kariernya sebagai pesepak bola bersama Rossoneri. Pemain berpostur 176 cm tersebut juga mampu mempersembahakan berbagai gelar bergengsi untuk klub maupun negaranya, Italia. (AFP/Kazuhiro Nogi)

Inter Milan pernah menolak Franco Baresi karena tubuh mungilnya. Pemain yang menjalani debut profesional pada usia 17 tahun itu kemudian meniti karier di AC Milan dan mengumpulkan banyak gelar

Bersama AC Milan, dia meraih enam gelar Serie A dan tiga trofi Liga Champions. Sayangnya dia tidak seberuntung Cannavaro karena gagal meraih Ballon d'or pada 1989.

Baresi hanya jadi runner-up karena Ballon d'or 1989 jatuh ke rekan setimnya Marco van Basten. AC Milan juga memensiunkan jersey nomor 6 untuk menghormatinya setelah pensiun pada tahun 1997.

 

5 dari 7 halaman

4. Ivan Cordoba (173 cm)

7. Ivan Cordoba - Cordoba berlabuh ke Inter Milan di tahun 2000. Nerazzurri merogoh kocek sebanyak 14 juta Euro untuk mendatangkan bek asal Kolombia ini. (AFP/Giuseppe Cacace)

Lisandro Martinez nampaknya lebih beruntung karena ada bek yang lebih pendek darinya, yakni Ivan Cordoba. Meski pendek, dia menjadi incaran Real Madrid yang dia tolak karena lebih memilih Inter Milan.

Cordoba bahkan menghabiskan 13 tahun di Inter Milan serta mencatat 455 penampilan bagi Nerazzuri. Dia memenangkan lima Scudetto, 4 Coppa Italia, dan satu Liga Champions.

Wakil kapten Inter Milan ini akhirnya pensiun pada akhir musim 2011/2012. Di pengujung kariernya, dia bermain saat Inter Milan menang 4-2 di Derby della Madonnina.

 

6 dari 7 halaman

5. Javier Mascherano (173 cm)

Javier Mascherano merupakan pemain Liverpool yang merasakan dua kali kartu merah saat melawan Manchester United. Pertama pada 23 Maret 2008 dan kedua pada 25 Oktober 2009. (AFP/Andrew Yates)

Javier Mascherano menginjakan kakinya di Eropa bersama Carlos Tevez melalui transfer kontroversial di West Ham United. Dia hanya bermain di tujuh laga setelah muncul pelanggaran aturan transfer.

West Ham mendapat denda 5,5 juta poundsterling dan Mascherano mereka lego ke Liverpool. Mascherano kemudian hijrah lagi ke raksasa Spanyol dan beralih posisi dari gelandang menjadi bek tengah.

Keputusan pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola sangat tepat. Mascherano memenangkan lima gelar La Liga, lima Copa del Reys dan dua Liga Champions selama tujuh setengah tahun di Blaugrana.

 

7 dari 7 halaman

6. Ron Harris (173 cm)

Legenda Chelsea Ron Harris (Chelsea FC)

Tidak hanya Manchester United, Chelsea juga pernah memiliki bek pendek bernama Ron Harris. Dia menjalani karier di Chelsea mulai 1960 hingga 1980.

Setelah itu, dia pindah ke Brentford dan hanya bertahan 3 tahun sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu. Karir panjang selama 23 tahun di sepak bola profesional Liga Inggris menunjukan keuletannya meski memiliki tubuh yang mungil. 

Sumber: Dailystar 

Berita Terkait