11 Pemain Gokil yang Tersisa dari Skuad Timnas Prancis : Mereka Punya Kelas Mewah Kalau Datang ke Piala Dunia 2022

oleh Choki Sihotang diperbarui 25 Nov 2022, 11:19 WIB
Wesley Fofana gagal ke Piala Dunia 2022 setelah dihantam cedera. Kini, ia berharap bisa membela Timnas Prancis pada edisi Euro dan Piala Dunia yang berikutnya. (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Ada satu pertanyaan tajam menyeruak ke ruang ganti Timnas Prancis, terkait peluang mereka di Piala Dunia 2022. Mampukah Les Bleus mempertahankan gelar tanpa Paul Pogba dan N’Golo Kante?

Empat tahun silam di Rusia, Pogba dan Kante merupakan pemain kunci di balik kedigdayaan Prancis di Piala Dunia 2018. Namun, kini, kedua bintang itu harus jadi penonton lantaran masih berkutat dengan cederanya masing-masing.

Advertisement

Pada sisi lain, Timnas Prancis tampil cemerlang pada laga perdana. Mereka menghancurkan wakil Asia, Australia dengan skor 4-1. Empat gol datang dari Rabiot (27'), Olivier Giroud (32', 71') dan Kylian Mbappé (68'), seolah memberi nyawa kalau kans memertahankan gelar tetap terbuka.

Namun, yuk kita lihat tanpa Pogba, juga Kante, ada beberapa pemain kelas wahid yang tak diangkut ke Qatar. Siapa yang lainnya?

 

2 dari 6 halaman

Kiper: Mike Maignan

Mike Maignan (kiri). Kiper berusia 26 tahun ini baru memperkuat AC Milan selama 1 musim usai didatangkan dari LOSC Lille pada awal musim 2021/2022 dengan nilai transfer sebesar 14,4 juta euro. Pada musim 2021/2022 ia total tampil dalam 32 laga di Serie A Liga Italia dengan torehan 17 kali clean sheet dan kebobolan 21 gol. Bersama Timnas Prancis ia baru mengoleksi 2 caps dengan torehan 1 kali clean sheet dan kebobolan 1 gol sejak melakukan debut pada 7 Oktober 2020. (AFP/Miguel Medina)

Maignan hanya bisa pasrah menerima nasib. Mau bagaimana lagi? Cedera yang menimpanya saat membela Prancis di ajang UEFA Nations League membuat kiper AC Milan berusia 27 tahun itu mengubur mimpi untuk tampil di Piala Dunia 2022.

Andai dia datang ke Qatar 2022, para pemain dan fans Timnas Prancis sudah pasti tenang.

Bek Kanan: Nordi Mukiele

Ia sukses selama empat tahun di RB Leipzig dan merumput bareng raksasa Prancis, Paris Saint-Germain. Sayang, semua itu ternyata tak membuat Mukiele mendapatkan satu tempat di lini belakang skuad asuhan Didier Deschamps.

Bek Tengah: Presnel Kimpembe

Rekan setim Mukiele di PSG ini juga harus melewatkan pesta bola terakbar empat tahunan di Qatar. Pemain berusia 27 tahun ini ditinggal Deschamps lantaran masih dibekap cedera.

Bek Tengah: Wesley Fofana

Cedera lutut membuat pilar Chelsea ini harus absen dari Piala Dunia 2022 yang sudah lama dinanti-nantikannya. Jika melihat usianya baru 21 tahun, Fofana tentunya masih punya kans di edisi selanjutnya.

 

3 dari 6 halaman

Bek Kiri: Ferland Mendy

Bek Real Madrid, Ferland Mendy berusaha merebut bola dari gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente selama pertandingan lanjutan La Liga Spanyol di stadion Wanda Metropolitano di Madrid, Spanyol, Senin (19/9/2022). Real Madrid menang atas Atletico Madrid 2-1. (AP Photo/Manu Fernandez)

Tak sedikit yang kaget, mengapa Deschamps tak melirik Mendy. Padahal, di bawah Carlo Ancelotti, Mendy jadi andalan di Real Madrid.

Gelandang Bertahan: N’Golo Kante

Piala Dunia tidak akan sama tanpamu, N'Golo. Sedih hati ini.

Gelandang Bertahan: Nabil Fekir

Fekir tampil cemerlang bersama Real Betis pada musim 2021/2022 dengan finis di posisi kelima La Liga. Itu merupakan finis tertinggi di liga sejak 2004/2005. Sayang, dia harus jadi penonton di rumah.

 

4 dari 6 halaman

Gelandang Bertahan: Paul Pogba

Gelandang Prancis, Paul Pogba, melakukan selebrasi usai menjuarai Piala Dunia dengan mengalahkan Kroasia pada laga final di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018). Prancis menang 4-2 atas Kroasia. (AP/Natacha Pisarenko)

Tadinya, rakyat dan pendukung Prancis yakin sang idola bisa pulih lebih cepat. Namun, ternyata meleset.

Pemain Juventus itu butuh waktu yang sangat lama untuk kembali bugar. Apa boleh buat, Prancis pergi ke Qatar minus satu pilar terbaiknya.

Sayap Kiri: Dimitri Payet

Pemain Marseille berusia 35 tahun ini memegang rekor assist terbanyak dalam sejarah Ligue 1, dengan 115. Dia memang tidak lagi berada di masa jayanya, tetapi pengalamanya bisa sangat berarti bagi armada Deschamps.

 

5 dari 6 halaman

Sayap Kanan: Allan Saint-Maximin

Allan Saint-Maximin. Sayap kiri Prancis berusia 25 tahun yang sejak awal musim 2019/2020 menjadi milik Newcastle United usai didatangkan dari OGC Nice ini kini memiliki nilai pasar 40 juta euro atau setara Rp585 miliar. Ia masih menunggu debut bersama Timnas Prancis, dan hingga kini telah mengoleksi 7 caps bersama Timnas Prancis U-21. (PA via AP/Owen Humphreys)

Pemain sayap Newcastle tersebut akan membawa bakat dan kecakapan memainkan pertunjukan ke tim nasional, tetapi bukan saat ini.

Dia harus menunggu lebih lama lagi. Apakah Timnas Prancis salah langkah?, kita lihat saja hasil akhir nanti.

Striker: Wissam Ben Yedder

Sejak bergabung dengan AS Monaco pada 2019, hanya Kylian Mbappe yang mencetak lebih banyak gol di Ligue 1.

Konsistensinya tidak cukup memberinya tempat di atas pemain seperti Karim Benzema dan Antoine Griezmann. Dia kalah bersaing dari kedua pemain itu.

Sumber: Planetfootball

6 dari 6 halaman

Berita Terkait