Nama Stadion Jatidiri Sudah Muncul di Jadwal, Arema FC Ditolak Berkandang di Semarang

Arema FC mendapatkan penolakan untuk menggunakan Stadion Jatidiri, Semarang.

BolaCom | Radifa ArsaDiperbarui 11 Januari 2023, 20:38 WIB
Arema FC - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Semarang - Arema FC mendapatkan penolakan untuk menggunakan Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai kandangnya untuk menghadapi lanjutan kompetisi Liga 1 2022/2023

Kali ini, penolakan itu datang dari salah satu kelompok suporter pendukung PSIS Semarang, yakni Panser Biru. Mereka juga telah mengirimkan surat resmi berisi penolakan itu kepada manajemen Arema FC.

Advertisement

Melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Panser Biru, Galih Eko Putranto, itu suporter PSIS Semarang tidak berkenan jika skuad Singo Edan menggunakan Stadion Jatidiri.

Penolakan serupa sebetulnya juga sempat dialami oleh Arema FC ketika mengajukan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, sebagai markasnya di lanjutan Liga 1 2022/2023.


Alasan Kemanusiaan dan Tragedi Kanjuruhan

Ilustrasi - Duka Cita Sepak Bola Warna Hitam - Stadion Kanjuruhan 1 Oktober 2022_Ver 2 (Bola.com/Adreanus Titus)

Salah satu alasan yang disampaikan oleh Panser Biru ialah karena solidaritas kemanusiaan terhadap suporter Arema FC yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan.

Pasalnya, menurut kelompok yang memiliki kepanjangan akronim Pasukan Suporter Semarang Biru itu, sampai saat ini Aremania belum mendapatkan keadilan setelah lebih dari 100 hari meletusnya Tragedi Kanjuruhan.

“Sehubungan dengan rencana Arema FC menjadikan Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai home base lanjutan BRI Liga1, kami Panser Biru dengan alasan kemanusiaan dan bentuk solidaritas kami terhadap saudara-saudara kami korban Kanjuruhan, serta guna menjaga supaya tidak terjadi efek yang menimbulkan gejolak di beberapa suporter di Semarang yang dikhawatirkan bisa mengganggu faktor keamanan, maka kami MENOLAK dengan keras Arema FC berkandang di Semarang,” tulis pernyataan resmi Panser Biru, Rabu (11/1/2023).

“Apa pun itu, kami sesama suporter pasti mempunyai rasa yang sama saat teman-teman Aremania belum mendapat keadilan. ‘Luka mereka luka kita juga’,” imbuhnya.


Potensi Gejolak dan Gangguan Stabilitas

Selain itu, Panser Biru juga tidak bertanggung jawab apabila nantinya terjadi gejolak dan gangguan stabilitas lantaran Arema FC menggunakan Stadion Jatidiri sebagai markasnya.

“Bilamana surat rekomendasi ini tidak bisa menjadi pertimbangan dan pertandingan Arema FC tetap dilaksanakan di Stadion Jatidiri, Semarang, maka kami tidak bertanggung jawab jika terjadi gejolak ataupun tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Kota Semarang,” tulis Panser Biru.


Gelombang Penolakan

Suasana Stadion Jatidiri yang dipenuhi para pendukung PSIS Semarang saat laga babak perempat final Piala Presiden 2022 kontra Bhayangkara FC, Minggu (3/7/2022). (Bola.com/Aryo Atmaja)

Sebelum munculnya penolakan dari Panser Biru, hal serupa juga pernah diajukan oleh sejumlah kelompok suporter di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menolak Arema FC berkandang di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Beberapa di antaranya yang menyuarakan penolakan ini ialah suporter PSIM Yogyakarta, Brajamusti, pendukung Persiba Bantul, Curva Nord Famiglia, dan Aremania Korwil Jogja (AKJ).

Akhirnya, hal itu direspons oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul yang juga menolak permohonan Arema FC untuk menggunakan SSA.


Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait