4 Opsi Penyerang Alternatif Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2023: Kesempatan Pemain Baru hingga Menjajal Peran False Nine

oleh Wahyu Pratama diperbarui 31 Jan 2023, 18:29 WIB
Piala Asia U-20 - ilustrasi Timnas Indonesia U-20 + Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 terus bersiap menjelang perhelatan Piala Asia U-20 2023. Garuda Nusantara bahkan telah mengagendakan pemusatan latihan (TC) sepanjang bulan Februari di Jakarta.

Walaupun tak memiliki 'kepentingan besar' lantaran telah dipastikan menembus Piala Dunia U-20 dengan status tuan rumah, Timnas Indonesia U-20 tersebut memastikan bakal tetap serius.

Advertisement

Bukti keseriusan tersebut ditunjukkan dengan memanggil 30 pemain muda yang dianggap terbaik saat ini. Salah satunya adalah penyerang PSS Sleman, Hokky Caraka.

Pemain yang berusia 18 tahun tersebut memang sangat diandalkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Ia kerap diturunkan sebagai penyerang utama dalam skema tiga penyerang.

Tetapi momen di Piala Asia U-20 bisa dijadikan momen bagi sang pelatih menjajal pemain lain untuk memainkan perannya. Setidaknya ada empat pemain yang bisa dicoba di posisi nomor sembilan. Siapa saja mereka? Berikut ulasan selengkapnya.

2 dari 5 halaman

Ginanjar Wahyu Ramadhani

Pemain Timnas Indonesia U-20, Ginanjar Wahyu Ramadhani berebut bola dengan pemain Timnas Timor Leste dalam laga pertama Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (14/9/2022). Anak asuh Shin Tae-yong menang 4-0 atas Timor Leste. (FOTO: Dok. PSSI)

Jika STY coba menjajal pemain lain di posisi penyerang, Ginanjar Wahyu Ramadhani bisa jadi opsi pertama. Pemain asal Persija Jakarta itu sudah membuktikan kapasitasnya di timnya selama ini.

Absensi Michael Krmencik dan Abdullah Yusuf Helal, membuat klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut memercayakan lini depan kepadanya. Walau tak sering mencetak gol, pergerakannya membantu pemain lain mengokupansi ruang kosong.

Skema ini rasanya sangat mungkin ditiru oleh Timnas Indonesia U-20. Apalagi mereka memiliki sayap-sayap cepat seperti Ronaldo Kwateh dan Alfriyanto Nico.

3 dari 5 halaman

Rabbani Tasnim Siddiq

Pemain Timnas Indonesia U-20, Rabbani Tasnim Siddiq saat pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 melawan Timnas Timor Leste U-20 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (14/9/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Opsi selanjutnya yang bisa dicoba adalah menurunkan Rabbani Tasnim Siddiq sebagai penyerang utama. Pilihan ini tampak lebih realistis mengingat dia merupakan pelapis Hokky Caraka selama ini.

Melihat kemampuannya sejatinya permainannya tidak berbeda jauh dengan kompatriotnya tersebut. Hanya saja, ia memiliki tipe permainan yang sedikit berbeda, walau terkadang malah lebih klinis.

Dengan menit bermain yang berbeda jauh, Rabbani memiliki ketajaman yang sama baiknya. Bukan tak mungkin, STY akan berpaling kepadanya andai Hokky gagal perform di turnamen nanti.

4 dari 5 halaman

Marselino Ferdinan

Pemain muda terbaik. Gelandang serang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan yang masih berusia 18 tahun dianugerahi gelar pemain muda terbaik pada Piala AFF 2022, meneruskan tongkat estafet Pratama Arhan pada edisi 2020. Sepanjang turnamen, pemain milik Persebaya Surabaya ini mampu menyumbang 1 gol dan 1 assist bagi Timnas Garuda. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Opsi nyeleneh yang bisa dijajal STY adalah menempatkan Marselino Ferdinan di pos nomor sembilan. Dengan visi playmaking-nya, tentu tak akan terlalu sulit baginya memainkan peran false nine.

Pemain yang tengah mencoba kesempatan di Belgia ini, sejatinya sering ditempatkan bukan di posisi naturalnya bersama Timnas Indonesia U-20. Ia kerap dimainkan lebih melebar di pos sayap kiri.

Langkah ini memang kerap dilakukan untjk mengakomodir Zanadin Fariz yang memiliki tipe permainan yang cukup mirip dengannya. Dengan dua 'playmaker' di lapangan, diharapkan variasi permainan semakin beragam.

5 dari 5 halaman

Ricky Pratama

Kiper Dewa United FC, M. Natshir Fadhil Mahbuby (kiri) berusaha merebut bola dari pemain PSM Makassar, Ricky Pratama saat laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 antara Dewa United FC melawan PSM Makassar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Opsi lainnya yang sejatinya bisa dicoba STY adalah Ricky Pratama. Sayangnya, pemain asal klub PSM Makassar itu tak masuk dalam 30 pemain yang diajak pemusatan latihan (TC) untuk Piala Asia U-20.

Ditengah absensi Everton Nascimento beberapa waktu lalu, Ricky Pratama muncul ke permukaan. Ia kerap dimainkan bersama Willem Jan Pluim dalam skema dua penyerang gantung.

Meski tak mencetak gol, penempatan posisinya bisa menguntungkan pemain lain untuk menerobos pertahanan lawan. Ia bisa berguna mengikat lawan yang kerap menggunakan blok tinggi atau medium.

Berita Terkait