MotoGP: Bos Ducati Sebut Jorge Lorenzo Sosok Pembalap Paling Sulit Diatur

oleh Hendry Wibowo diperbarui 07 Feb 2023, 08:15 WIB
Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, ketika mengumumkan pensiun dari MotoGP di Valencia, Spanyol, Kamis (14/11/2019). (AFP/Jose Jordan)

Bola.com, Jakarta - Davide Tardozzi pernah terlibat kerja sama dengan banyak pembalap top di ajang MotoGP dengan posisinya sebagai manajer tim Ducati.

Mengutip situs GPOne, Davide Tardozzi pun ditanya siapa sosok pembalap yang paling sulit diatur sepanjang kariernya.

Advertisement

Tardozzi secara terbuka menyebut nama juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo. Tardozzi sendiri bekerja sama dengan Lorenzo pada musim 2017-2018.

"Jorge Lorenzo, saya butuh waktu untuk memahaminya," kata Tardozzi saat ditanya GPOne tentang sosok pembalap tersulit yang pernah dia tangani.

"Sekarang hubungan kami dalam kondisi yang sangat baik tetapi butuh beberapa saat untuk memahaminya, juga karena ketika dia tiba di Ducati, dia sudah menjadi juara dunia lima kali."

"Kami butuh waktu untuk saling memahami," tegasnya.

2 dari 3 halaman

Pecco Bagnaia

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia. (AFP/JAVIER SORIANO)

Menariknya, Tardozzi turut memasukkan nama juara dunia MotoGP 2022, Pecco Bagnaia sebagai sosok pembalap yang sulit dipahami.

"Sejujurnya, saya butuh waktu untuk memahami Francesco Bagnaia," kata Tardozzi.

"Pecco adalah pria dengan kejujuran intelektual yang unik, tetapi Anda harus mengetahui beberapa hal agar cocok dengannya, tidak semua orang bisa klop."

"Dia sangat pemilih tentang hal-hal sehingga Anda harus tahu apa yang mengganggunya. Mereka sangat penting untuk tidak berbenturan dalam situasi tertentu," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Kandidat Juara

Tardozzi dan Ducati baru saja merasakan sukses besar di ajang MotoGP 2022. Pada musim lalu, pabrikan asal Italia ini sukses sapu bersih titel juara dunia. 

Tiga titel juara dunia yang diraih Ducati adalah konstruktor, tim, dan pembalap. Pada MotoGP 2023, Ducati kembali jadi unggulan. 

Keberadaan satu tim pabrikan dan tiga tim satelit di MotoGP musim ini membuat kekuatan Ducati sangat menakutkan. 

Berita Terkait