Jelang Nantes Vs Juventus di Liga Europa, Max Allegri Anggap Layaknya Partai Final

oleh Aryo Atmaja diperbarui 23 Feb 2023, 17:15 WIB
Liga Europa - Nantes vs Juventus (Bola.com/Decika Fatmawaty)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri menganggap timnya seperti akan melakoni sebuah partai final di ajang Liga Europa 2022/2023. Juventus akan bertandang ke amrkas Nantes pada leg kedua play-off babak gugur Liga Europa, Jumat (24/2/2023) dini hari nanti.

Pernyataan Allegri bukannya tanpa sebab. Juventus hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Nantes pada leg pertama di Allianz Stadium Turin pekan lalu. Artinya, Bianconeri wajib menang jika masih ingin melanjutkan ke babak 16 besar.

Advertisement

Kini tekanan ada pada Juventus yang harus menang di markas Nantes dengan skor berapapun. Raksasa Italia dengan sejarah panjang tersebut mendapatkan ujian berat.

Setidaknya empat pemain pilar Juventus harus absen pada pertandingan nanti. Mereka antara lain; Federico Chiesa, Paul Pogba, Arkadiusz Milik dan Fabio Miretti.

2 dari 4 halaman

Sejumlah Pilar Absen

Penyerang Juventus Federico Chiesa berebut bola dengan bek Nantes Fabien Centonze dalam duel leg pertama play-off babak gugur Liga Europa 2022/2023 di Allianz Stadium, Jumat (17/2/2023) dini hari WIB. Juventus dominan di setiap aspek di lapangan, tapi Nantes melawan dengan pendekatan serangan balik cepat. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Melansir Football Italia, Max Allegri memperingatkan skuadnya untuk menghadapi partai di Nantes nanti sebagai final atau hidup dan mati. Jika skor kembali imbang, maka pemenang akan ditentukan hingga babak perpanjangan waktu hingga adu penalti.

“Sayangnya, Chiesa absen, tapi wajar jika Anda sudah absen selama 10 bulan untuk operasi lutut, butuh waktu untuk mencapai kebugaran penuh,” kata Allegri dalam konferensi pers jelang duel kontra Nantes.

“Seluruh tim harus bermain dengan pendekatan yang tepat, kami tidak boleh membiarkan Nantes melakukan apa yang kami lakukan di leg pertama. Kami juga harus ingat pertandingan ini bisa berlanjut ke perpanjangan waktu, jadi kami tidak bisa bermain dengan tiga pemain di muka. Kami membutuhkan pemain yang bisa keluar dari bangku cadangan dan mengubah permainan,” jelas dia.

3 dari 4 halaman

Wajib Lolos

Gelandang Juventus, Leandro Paredes menyundul bola saat menghadapi Nantes pada.leg pertama play-off babak gugur Liga Europa 2022/2023, Jumat (17/2/2023) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Pelatih Nantes, Antoine Kombouaré mengatakan dalam konferensi persnya hari ini bahwa semua tekanan ada pada Juventus. Kubu Nantes merasa tidak ada kerugian jika memang harus tersingkir, namun berbeda ceritanya jika Juventus yang gagal dan akan sangat memalukan.

Allegri tersengat dengan ucapan sang pelatih Nantes dan meminta skuadnya untuk bertempur habis-habisan demi tiket ke babak 16 besar Liga Europa.

“Kami harus lolos karena dalam tiga tahun terakhir kami tersingkir di babak 16 besar Liga Champions,” jawab Allegri.

“Saya melihat nanti sebagai Final, karena gol tandang tidak lagi dihitung dua kali lipat. Kami akan memainkannya di wilayah mereka dan bertarung habis-habisan dengan persyaratan level untuk lolos ke fase berikutnya,” beber Allegri.

“Itu tidak akan mudah, karena Nantes memiliki beberapa pemain bagus seperti Blas, dan para penyerang cenderung untuk membantu pertahanan. Mereka berbahaya dalam serangan balik.

4 dari 4 halaman

Tidak Mudah

Gelandang Nantes Andrei Girotto (Kiri) dan bek Juventus Danilo melakukan sundulan dalam duel leg pertama play-off babak gugur Liga Europa 2022/2023 di Allianz Stadium, Jumat (17/2/2023) dini hari WIB. Juventus ditahan imbang Nantes dengan skor 1-1. (Photo by Marco BERTORELLO / AFP)

Kendati demikian, perkataan yang dilontarkan Allegri jelas tidak semudah yang dibayangkan. Juventus sudah lama kesulitan meraih kemenangan tandang di ajang kompetisi Eropa.

Terakhir kali Si Nyonya Tua menang di kandang lawan adalah kemenangan di markas Zenit St Petersburg pada Oktober 2021.

“Kami tahu atmosfer yang akan kami hadapi di awal pertandingan dan kami harus melepaskannya. Kami harus bersiap selama 90 menit dan berharap itu cukup, itulah tujuan kami.”

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait