Soal Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Menpora Tunggu Kabar Baik PSSI

Indonesia disebut-sebut punya peluang besar untuk menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 04 April 2023, 18:10 WIB
Ilustrasi trofi Piala Dunia U-17. (Dok. FIFA)

Bola.com, Jakarta - FIFA resmi membatalkan Piala Dunia U-17 2023 yang sedianya digelar di Peru, Senin (3/4/2023) malam WIB. Indonesia pun berpeluang untuk menggantikannya sebagai tuan rumah.

Dalam pernyataan resmi itu, disebutkan bahwa FIFA tidak puas dengan infrastruktur yang telah disiapkan Peru, dalam hal ini terkait kesiapan stadion dan lain sebagainya.

Advertisement

"Langkah itu dilakukan mengingat ketidakmampuan negara tuan rumah memenuhi komitmennya untuk melengkapi infrastruktur yang dibutuhkan untuk menggelar turnamen," bunyi pernyataan FIFA.

Indonesia kemungkinan akan lebih beruntung daripada Peru. Indonesia disebut-sebut punya peluang besar untuk menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.

 


Tunggu Kabar PSSI

Presiden RI, Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengunjungi latihan Timnas Indonesia U-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (1/4/2023). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di tempat terpisah, pada sesi serah terima jabatan, Menpora baru Dito Ariotedjo mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu kabar baik dari PSSI.

Diketahui, Ketua PSSI, Erick Thohir, kembali terbang ke Eropa untuk menemui FIFA. Meski agendanya adalah mengupayakan agar Indonesia tidak kena sanksi, ada kemungkinan Menteri BUMN itu juga melobi agar Piala Dunia U-17 bisa digelar di Tanah Air.

"Untuk sepak bola kita pasti akan mendorong Ketua PSSI, apa yang sudah dicanangkan tentu kita mendukung. Saat ini mereka sedang menuju FIFA. Kita masih tunggu hasilnya, apapun itu kita yakin Erick Thohir transformasi sepak bola bisa berjalan lancar," ujar Dito menyoal sanksi FIFA untuk Indonesia.

"Soal Piala Dunia U-17, kita menunggu hasil pertemuan PSSI dengan FIFA."

 


Sanksi FIFA

Menteri Pemuda dan Olahraga 2023, Dito Ariotedjo (tengah) berfoto bersama dengan Menpora RI 2019, Zainudin Amali (kiri) dan President of NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari saat acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menpora 2023 di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (04/04/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara itu, Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali, berharap sanksi FIFA kepada Indonesia tidak berat. Menurutnya, ada perbedaan mengenai Peru dan Indonesia terkait kegagalan kedua negara menyelenggarakan Piala Dunia U-17 dan U-20.

"Saya berharap sanksi dari FIFA seringan-ringannya. Kan sanksi itu ada level-levelnya," kata Zainudin Amali.

"Enggak ada masalah soal lapangan dan fasilitas. Coba lihat surat FIFA untuk Indonesia dengan Peru, beda kan?"

"Kalau Peru jelas, pemerintahnya tidak siap dengan infrastruktur. Kalau Indonesia kan lebih kepada situasi terkini. Kita sudah tahu situasinya kan, penolakan sana-sini," katanya lagi.

Berita Terkait