Target Menpora untuk Kontingen Indonesia di Asian Games 2022 Huangzhou: 12 Medali Emas, Posisi 12

oleh Hery Kurniawan diperbarui 01 Sep 2023, 19:30 WIB
Menpora Dito Ariotedjo memberikan keterangan kepada media mengenai persiapan menuju Asian Games 2022 di Media Center Kemenpora, Jakarta, Jumat (1/9/2023) petang WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Tak lama lagi Asian Games 2022 akan diselenggarakan. Ajang multievent terbesar di Asia itu akan diselenggarakan di Huangzhou, China mulai 23 September mendatang.

Kementerian Pemuda dan Olaharga (Kemenpora) pun mengungkapkan target yang dibebankan kepada kontingen Indonesia pada Asian Games 2022.

Advertisement

Hal itu diungkapkan oleh Menpora RI, Dito Ariotedjo. Dito berharap kontingen Indonesia bisa menempati posisi 12 besar di Asian Games 2022.

Selain itu, Dito Ariotedjo juga berharap kontingen Indonesia paling tidak bisa membawa pulang 12 medali emas dari Houangzhpu.

"Targetnya di 12 besar dengan 12 medali emas," ungkap Dito di Kantor Kemenpora RI, Jumat (01/09/2023) petang WIB.

2 dari 4 halaman

Turun

Shin Tae-yong (kedua kiri) dan penerjemahnya Jeong Seok-seo (kiri) menonton laga Grup H Piala Dunia FIBA 2023 antara Kanada melawan Latvia bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah), Menpora Dito Ariotedjo, dan Direktur Teknk Indra Sjafri (kanan) di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (29/08/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Menariknya target yang diberikan Kemenpora RI di Asian Games 2022 turun jauh dari yang didapatkan oleh kontingen Indonesia pada Asian Games 2018. Diketahui saat itu ada 31 medali emas yang bisa diraih.

Dito Ariotedjo menjelaskan hal itu. Target medali kontingen Indonesia mengalami penurunan karena tahun ini Pencak Silat tidak dipertandingkan di Asian Games.

"Kenapa target emasnya di bawah Asian Games 2018, salah satunya karena pencak silat tidak dipertandingkan di Hangzhou, itu sebabnya target emas di bawah dari Asian Games 2018," ucap Menpora Dito.

3 dari 4 halaman

Seleksi Ketat

Penyerang Timnas Indonesia, Alberto Goncalves (kiri) bersama Stefano Lilipaly merayakan gol ke gawang Laos pada penyisihan Grup A Sepak Bola Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (17/8). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Lebih lanjut, Dito Ariotedjo dan timnya telah melakukan seleksi ketat untuk para atlet yang akan berlaga di Asian Games 2022. Dito mengklaim atlet yang sudah terpilih memiliki peluang untuk meraih medali di Huangzhou.

"Awalnya total kami mendapatkan entry sekitar 600 atlet, kami benar-benar, diproses tim review dan jumlah ini dengan potensi emas 8 sampai 12," jelasnya.

Dito Ariotedjo juga melihat hasil di SEA Games 2023 sebagai salah satu alasan untuk menilai para atlet itu apakah layak berlaga di Asian Games 2022 atau tidak.

"Ini hasil dari diskusi panjang karena melihat kesuksesan SEA Games kemarin," tuutur Dito.

4 dari 4 halaman

Lebih Tinggi

Tiarani Karisma Evi atlet Indonesia peraih medali perak di nomor lompat jauh putri klasifikasi T42-44/61-64 pada Asian Para Games 2018, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (9/10/2018). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Terkait Asian Para Games 2023, Menpora Dito Ariotedjo mengatakan Indonesia akan mengirim 134 atle. Diketahui ajang itu akan berlangsung di Hangzhou pada 22 Oktober hingga 28 Oktober mendatang.

Menariknya, kontingan Asian Para Games 2023 mendapatkan target medali yang lebih tinggi. Mereka diharapkan bisa membawa pulang 20 medali emas dari China.

"Untuk Asian Para Games, Indonesia akan mengirim 134 atlet, 62 ofisial, 56 pelatih, dan 12 manajer. Ada 12 cabor yang akan diikuti dengan target peringkat 10 besar dengan 20 medali emas," tandas Menpora.

Berita Terkait