Bola.com, Surabaya - Masyarakat Surabaya ikut meramaikan gelaran Piala Dunia U-17 2023 yang jadi agenda penting dalam waktu dekat. Sejumlah warga menghias area kampungnya untuk menyambut turnamen yang dimulai pada 10 November 2023 itu.
Hiasan itu memenuhi tembok dan gapura kampung bertema sepak bola. Ada pula beberapa bendera para peserta Piala Dunia U-17 2023. Ini berpotensi mengenalkan kampung-kampung Surabaya kepada para pecinta bola dari mancanegara.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengapresiasi langkah masyarakatnya dalam ikut menyemarakkan Piala Dunia U-17. Apalagi, Kota Pahlawan menjadi salah satu tuan rumah agenda tersebut.
“Alhamdulilah warga sangat antusias sekali sehingga saya berharap akan banyak yang datang ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menyukseskan Piala Dunia U-17. Meski nanti tidak hanya melihat laga pertandingan Timnas Indonesia, ayo kita sukseskan perhelatan ini dengan hadir di GBT,” kata Wali Kota Eri, Kamis (26/10/2023).
Semarak Piala Dunia U-17 2023 memang terasa di Surabaya mengingat Timnas Indonesia U-17 akan berlaga di kota ini. Mereka akan bersaing di Grup A bersama Maroko, Ekuador, dan Panama.
Selain itu, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, juga akan menjadi venue dua pertandingan babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023 pada 21 November 2023.
--
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Piala Dunia U-17 - Ilustrasi Logo Piala Dunia U-17 (Bola.com/Salsa Dwi Novita)
Gapura dengan Pernak-pernik Piala Dunia
Salah satu hiasan itu berada di Kampung Manukan Lor IV-K yang berada di kawasan RW 01, Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya. Sebelum memasuki kampung tersebut, warga akan disambut dengan gapura yang dihiasi dengan pernak-pernik Piala Dunia.
Ketua RW 01 Kelurahan Banjar Sugihan, Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Lukas Prastowo menyampaikan bahwa masyarakat setempat saling bergotong-royong menyemarakan Piala Dunia U-17 yang akan digelar di Kota Pahlawan pada 10 November 2023 mendatang.
“Kebetulan banyak penggemar bola di kampung ini, jadi untuk menggerakan warga tidak terlalu sulit. Apalagi, para pemuda karang taruna memiliki basecamp di Balai RW sering menyuarakan banyak ide dan langsung diwujudkan bersama-sama dengan warga. Semua konsep menghias kampung ini adalah hasil pemikiran warga,” ujar Lukas.
Sukseskan Piala Dunia U-17
Dia berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat Kota Surabaya bisa ikut menyukseskan perhelatan Piala Dunia U-17. Lewat menghias kampung, Lukas juga berharap dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Kota Pahlawan.
“Kami berharap perhelatan Piala Dunia U-17 di Surabaya bisa berjalan dengan lancar. Sebagai tuan rumah, kami ingin negara-negara lain bisa melihat euforia Piala Dunia U-17 di Surabaya,” imbuhnya.
Hiasan lain berada di Kampung Lemah Putro, kawasan Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng Kota Surabaya juga melakukan hal yang sama. Warga setempat melukis mural bertemakan sepak bola. Seperti melukis bendera setiap negara yang menjadi peserta Piala Dunia U-17.
Libatkan Warga Sekitar
Ketua RW 09 Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng Kota Surabaya, Agung mengatakan persiapan yang dilakukan dalam menyambut Piala Dunia U-17 dilakukan oleh seluruh warga.
Kegiatan dimulai dengan kerja bakti membersihkan area rumah masing-masing warga, lalu dilanjutkan dengan menghias kampung.
“Selain melukis mural, kami juga membuat lapangan bola untuk anak-anak dan mereka sangat antusias. Alhamdulillah seluruh warga sangat antusias,” kata ungkap Agung.
Sebagai warga Kota Surabaya, Agung mengaku bangga lantaran perhelatan akbar Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Stadion GBT akan tercatat sebagai sejarah. Sebab, Kota Pahlawan turut menjadi home base bagi Timnas Indonesia selama berlaga di Grup A.
“Kami sebagai warga Surabaya sangat bangga sekali karena Surabaya bisa menjadi tuan rumah dalam perhelatan Piala Dunia U-17. Momentum ini adalah sejarah bagi kami warga Surabaya, karenanya kami ikut berpartispasi dalam menyemarakan Piala Dunia U-17,” pungkasnya.