PT LIB Beri Penjelasan Soal Insiden Gol Yuran Fernandes dan Molornya Laga Persik Vs PSM di BRI Liga 1

oleh Hery Kurniawan diperbarui 20 Des 2023, 16:15 WIB
Victor Mansaray (paling kanan) tampil di laga PSM kontra Persik di Kediri. Dia tetap di PSM, setelah gaji dibayar manajemen. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Bola.com, Jakarta - Ada kejadian menarik dari laga BRI Liga 1 2023/2024, Senin (18/12/2023). Laga antara Persik Kediri melawan PSM Makassar di Stadion Brawijaya itu menyisakan cerita.

Saat itu laga selesai satu jam lebih lambat dari jadwal yang ditentukan. Penyebabnya adalah terjadinya gol Yuran Fernandes.

Advertisement

Gol itu memancing keributan yang berasal dari salah satu sisi tribune Stadion Brawijaya. Wasit Yudi Nurcahya pun baru mau melanjutkan laga itu ketika suasana sudah terkendali.

Pada akhirnya laga antara Persik Kediri kontra PSM Makassar itu berakhir imbang 1-1. Gol dari Yuran Fernandes berhasil dibalas Jeam Kelly Sroyer pada akhir babak kedua.

----

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 

 

2 dari 4 halaman

Keputusan Tepat

Wasit Yudi Nurcahya memimpin laga pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 antara Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/8/2021). (Foto: Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Direktur Operasional PT LIB Asep Saputra, menyebut keputusan wasit Yudi Nurcahya pada laga Persik kontra PSM itu sudah tepat. Keputusan Yudi mengesahkan gol Yuran dan menunda pertandingan selama beberapa waktu layak diberi kredit.

"Yang pasti ada match commissioner di lapangan, ada wasit, ada panpel di lapangan. Kalau yang kita terima infonya bahwa ketika kejadian itu wasit memang belum menghentikan pertandingan," kata Asep.

"Karena memang belum ada peluit panjang, lalu terjadi mekanisme memang ada emergency meeting untuk apakah pertandingan berlanjut atau tidak," ucapnya di Senayan, Jakarta pada Selasa (19/12/2023).

3 dari 4 halaman

Mendapatkan Laporan

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus (kanan), didampingi Direktur Operasional PT LIB, Asep Saputra, memberikan keterangan setelah menggelar managers meeting BRI Liga 1 2023/2024 di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (26/6/2023) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Asep mengakuiPT LIB mengetahui insiden tersebut sejak awal kejadian. Laporan dari pihak terkait sudah masuk ke LIB tak lama setelah kejadian.

LIB saat itu tak bisa mengintervensi pertandingan. Sebab, itu ada pada ranah wasit. LIB meminta match commissioner mencatat dengan baik dan lengkap semua insiden yang terjadi. Catatan ini yang nantinya akan menjadi salah satu bahan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Soal alasan utama terjadinya insiden penundaan laga selama lebih dari satu jam, LIB belum bisa memberi keterangan pasti. Asep menyebut pihaknya masih terus mengumpulkan fakta.

"Kita belum melihat detail dari A sampai Z, tetapi apapun keputusan wasit itu mutlak sifatnya. Misalnya ada kejadian ada keputusan, sebelum ada proses play on kembali ada kemungkinan," tandas Asep.

4 dari 4 halaman

Persaingan di BRI Liga 1 2023/2024

Berita Terkait