Jelang Laga Vs Vietnam di Piala Piala Asia 2023, Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Bicara soal Masalah Lini Belakang

oleh Hendry Wibowo diperbarui 18 Jan 2024, 18:00 WIB
Ekspresi kekecewaan pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat (kanan) terhadap keputusan wasit saat menghadapi Thailand dalam laga matchday ketiga Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/12/2022) sore WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Jordi Amat jadi perwakilan pemain Timnas Indonesia pada sesi konferensi pers jelang pertandingan melawan Vietnam pada matchday 2 Piala Asia 2023/2024 hari Kamis (18/01/2024).

Laga antara Indonesia versus Vietnam sendiri akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa, Jumat (19/01/2024) pukul 21.30 WIB.

Advertisement

Pada kesempatan ini, Jordi Amat membicarakan lini belakang Timnas Indonesia yang begitu rapuh pada beberapa pertandingan terakhir.

Terbaru, Indonesia kebobolan tiga gol saat kalah dari Irak 1-3. "Ya, kami kebobolan tiga gol melawan Irak, namun saya pikir gol kedua adalah offside, tapi itulah yang terjadi," kata Jordi Amat.

"Tim ini terus meningkat setiap pertandingan. Sekarang kami punya pekerjaan besar besok," lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Tim yang Masih Muda

Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat (4) menjauhkan bola dari jangkauan gelandang Timnas Irak, Zidane Iqbal dalam laga Grup D Piala Asia 2023, Senin (15/1/2024) malam. (AFP/Karim Jaafar)

Lebih lanjut Jordi Amat turut menyoroti bahwa skuad Timnas Indonesia masih sangat muda dan mereka kebobolan tiga gol dari tim kuat seperti Irak. 

"Ya, kami kalah di pertandingan pertama melawan Irak, saya harus mengatakan bahwa saya senang dengan penampilan kami, tetapi kami tidak senang dengan hasilnya," kata Jordi Amat, 31 tahun. 

"Kami seperti sangat marah, kesal, tetapi pada akhirnya ini adalah tim yang masih sangat muda, kami bertanding melawan tim besar seperti Irak," lanjutnya. 

3 dari 3 halaman

Wajib Menang

Secara hitung-hitungan matematis, Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan atas Vietnam jika ingin lolos ke fase knockout. 

Jika sampai kalah lagi, maka kans anak asuh Shin Tae-yong bakal sangat sulit. Apalagi pada pertandingan terakhir harus melawan negara kuat Jepang. 

 

Berita Terkait