Start dari Baris Paling Belakang, Ini Target Mario Suryo Aji pada Balapan Moto2 Qatar 2024

oleh Hendry Wibowo diperbarui 10 Mar 2024, 17:30 WIB
Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji saat mentas di Moto2 Qatar 2024. (X/Honda Team Asia)

Bola.com, Jakarta - Satu-satunya pembalap Indonesia di kelas Moto2, Mario Suryo Aji menyelesaikan sesi kualifikasi di Sirkuit Lusail, Qatar hari Sabtu (10/03/2024) dengan menempati urutan 28.

Pembalap yang memperkuat Idemitsu Honda Team Asia ini membukukan lap time terbaik 1 menit 59,388 detik.

Advertisement

Sebagai perbandingan, rekan setimnya, Somkiat Chantra tembus Q2 dan menempati posisi 15 kualifikasi Moto2 Qatar.

Start dari posisi 28 atau baris terakhir balapan Moto2 Qatar malam hari ini, Minggu (10/03/2024), membuat perjuangan Mario Suryo Aji bakal sangat sulit.

Lantas apa target Mario Suryo Aji pada balapan yang dimulai pukul 22.15 WIB ini?

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Tambah Jam Terbang

Pembalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji. (Honda Team Asia)

Mario Suryo Aji mengaku hanya ingin menambah jam terbangnya di atas motor Moto2. Kejuaraan Dunia kelas Moto2 memang jadi musim debut pembalap jebolan Astra Honda Racing School itu. 

Musim lalu, pembalap berusia 19 tahun ini masih mentas di kelas Moto3. "Saya tak sabar menantikan balapan karena akan memberi saya lebih banyak waktu di atas motor," kata Mario Suryo Aji melalui rilis yang didapat Bola.com. 

"Saya melewatkan sesi tes pramusim, jadi saya harus merasa lebih nyaman dengan motor. Tapi saya sudah merasa lebih baik," tambahnya. 

3 dari 3 halaman

Daya Cengkeram Ban

Mario Suryo Aji sempat mengaspal di Sirkuit Lusail dalam situasi trek basah di hari Jumat. Sementara sepanjang Sabtu, trek kering, sehingga ia harus melalui proses adaptasi, khususnya pada ban. 

"Saat kualifikasi, lintasan lebih kering dari hari sebelumnya. Cuacanya berbeda. Sehingga membuat saya kesulitan mendapatkan daya cengkeram yang baik," ungkap Mario Suryo Aji.

Adapun Mario Suryo Aji adalah pembalap kelahiran Madiun pada 16 Maret 2004. 

 

Berita Terkait