Rapor Pemain Timnas Indonesia U-20 Setelah Tahan China U-20: Lini Belakang Paling Oke

oleh Rizki Hidayat diperbarui 23 Mar 2024, 06:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-20, Rahmat Syawal (kiri) bersiap menerima bola dibayangi pemain Timnas China U-20 pada laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (22/03/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 bermain imbang 1-1 melawan China U-20 pada laga uji coba di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat (22/4/2023) malam WIB. Tim besutan Indra Sjafri itu lebih dulu tertinggal pada menit ke-14.

Bola hasil sundulan Peng Xiao menembus gawang Timnas Indonesia U-20. Setelah terus berupaya, Tim Garuda Muda akhirnya sukses menyamakan skor berkat eksekusi penalti Figo Dennis pada menit ke-90+1.

Advertisement

Dari jalannya pertandingan, permainan Timnas Indonesia kurang berkembang pada babak pertama. Memasuki pertengahan laga, beberapa pelanggaran membuat pemain kedua tim mulai terpancing emosinya.

Bisa dibilang 45 menit pertama, Timnas Indonesia U-20 kesulitan menembus pertahanan China U-20. Namun, upaya perlawanan yang dilakukan Dony Tri dkk. patut diapresiasi. Mereka bisa meladeni permainan China U-20.

Babak kedua, Indra Sjafri coba membongkar komposisi lini tengahnya. Pemain seperti Toni Firmansyah, Figo Denis, Mufdi Iskandar diturunkan.

Harapannya membuat kreativitas lini tengah lebih hidup. Sehingga suplai bola kepada striker lebih banyak. Sayangnya, efek pergantian pemain tersebut tidak instan.

Mereka menunggu hingga menit akhir untuk menyamakan kedudukan lewat penalti Figo Dennis. Berikut ini rapor pemain Timnas Indonesia U-20 selepas duel kontra China U-20.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Lini Belakang

Kapten Timnas Indonesia U-20, Dony Tri Pamungkas (kanan) berusaha melewati striker Timnas China U-20, Su Yuliang pada laga uji coba internasional di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Kiper: Ikram Al Giffari (6,5)

Sebenarnya, Ikram tak banyak bekerja pada laga ini. Sebab, serangan China U-20 jarang mengarah ke gawang. Hanya saja, gawangnya kemasukan satu gol lewat tandukan Peng Xiao.

Bek: Mufli Hidayat (7,5)

Bermain di posisi bek kanan Timnas Indonesia U-20, dia cukup agresif pada babak pertama. Beberapa kali Mufli membantu serangan dan menerobos pertahanan China U-20. Adapun pada babak kedua, dia lebih disiplin di garis pertahanan.

Bek: Iqbal Gwijangge (7,5)

Iqbal bermain lugas di belakang. Sampai pengujung laga, dia masih bisa melakukan pressing ketat kepada striker China.

Bek: Sulthan Zaky (7)

Performanya tak mengecewakan di lini belakang. Hanya saja staminanya mulai terkuras pada babak kedua. Karena pada babak pertama, dia aktif mengalirkan bola.

Bek: Dony Tri Pamungkas (7,5)

Bermain sebagai kapten tim, Dony tampil stabil di posisi bek kiri. Beberapa kali dia memperlihatkan akselerasinya untuk membantu serangan.

 

3 dari 5 halaman

Lini Tengah

Empat pemain starting XI Timnas Indonesia U-20 (dari kiri) Arkhan Kaka, Rahmat Syawal, Sulthan Zaky dan Mufli Hidayat berbaris memberi hormat saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya jelang menghadapi Timnas China U-20 pada laga uji coba internasional di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Gelandang: Arlyansyah Abdulmanan (7)

Babak pertama, mobilitasnya cukup tinggi sebagai sayap kanan. Meski jarang berhasil memberikan suplai bola kedepan, dia membuat pertahanan China kerepotan.

Gelandang: Kafiatur Rizky (6)

Permainannya seperti belum panas pada babak pertama. Kafiatur kesulitan mengalirkan bola karena pressing ketat dari lawan. Sehingga dia hanya dapat kesempatan bermain 45 menit pertama.

Gelandang: Dani Saputra (6)

Tak beda jauh dengan pemain tengah lainnya, Dani kesulitan memainkan tempo permainan. Suplai bola yang diberikannya ke lini depan juga masih minim.

Gelandang: Rahmat Syawal (7)

Perannya di lini tengah sangat dominan pada laga ini. Dia bisa mengatur tempo permainan. Umpan-umpan jauhnya juga akurat. Sebuah peluang dibuatnya pada menit ke-39 lewat tembakan jarak jauh. Sayangnya, bola yang sudah mengarah ke sudut masih bisa ditepis kiper lawan.

Gelandang: Risky Afrisal (6)

Performanya tak terlalu buruk pada babak pertama. Beberapa kali akselerasinya menembus pertahanan lawan. Sayangnya, beberapa kali dia kehilangan momentum untuk mengirimkan bola kedepan.

 

4 dari 5 halaman

Lini Depan

Pemain Timnas Indonesia U-20, Arkhan Kaka berusaha mencetak gol ke gawang Timnas China U-20 pada laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (22/03/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Striker: Arkhan Kaka (7)

Striker asal Persis Solo itu minim mendapatkan suplai bola. Praktis dia bekerja sendiri di lini depan. Namun, Arkhan masih bisa mendapatkan dua peluang berkat kerja kerasnya. Sayangnya, eksekusi Arkhan Kaka belum menemui sasaran.

 

5 dari 5 halaman

Pemain Pengganti:

Pemain Timnas Indonesia, Figo Dennis mencetak gol melalui tendangan penalti pada laga persahabatan melawan Timnas China U-20 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (22/03/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Sebanyak tujuh pergantian pemain dilakukan pelatih Indra Sjafri pada laga ini. Mulai dari Toni Firmansyah, Figo Dennis, Mufdi Iskandar, Basajum Latuconsina, Welber Jardim, Meshaal Hamzah, dan Muhammad Ragil.

Dari para pemain itu, beberapa di antaranya memberi kontribusi besar. Toni Firmansyah berhasil memberikan penalti pada pengujung laga.

Sementara itu, Figo Denis yang jadi eksekutor berhasil menuntaskan penalti tersebut menjadi gol penyeimbang. Di sisi lain, pengganti lainnya tampil rata-rata.

Berita Terkait