Liga Champions: Carlo Ancelotti Buka-bukaan 3 Resep Singkirkan Man City, Real Madrid Memang Beda

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 18 Apr 2024, 08:23 WIB
Pemain Real Madrid, Luka Modric berpelukan dengan pelatih Carlo Ancelotti setelah laga lanjutan Liga Spanyol 2023/2024 melawan Sevilla di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Senin (26/02/2024) dini hari WIB. Los Blancos menang dengan skor 1-0. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Manchester - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memuji habis-habisan timnya setelah memenangi adu penalti kontra Manchester City dan melenggang ke semifinal Liga Champions. 

Pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2023/2024, Kamis (18/4/2024) dini hari WIB, berkesudahan 1-1. Alhasil, duel harus dirampungkan dengan adu penalti karena agregat Manchester City kontra Real Madrid sama kuat 4-4. 

Advertisement

Mental pemain Los Blancos ternyata lebih tangguh di adu tos-tosan. Kiper El Real, Andriy Lunin, berhasil menggagalkan penalti Bernardo Silva dan Mateo Kovacic. Real Madrid menang 4-3 dan berhak lolos ke babak 4 besar. 

Ancelotti mengatakan ada tiga kunci kemenangan atas Man City, yaitu tak pernah menyerah, memanfaatkan peluang, dan bertahan dengan baik. 

"Semua orang berpikir kami sudah mati, tapi tidak ada yang bisa melakukan itu. Real Madrid tak pernah menyerah," tutur Ancelotti. 

“Hanya ada satu cara untuk keluar dari sini hidup-hidup, dan itu adalah dengan memanfaatkan peluang.  Kami memanfaatkan peluang lebih awal dan kemudian bertahan dengan baik. Tidak ada cara lain melawan Manchester City,” kata Ancelotti kepada Movistar, seperti dilansir BBC.  

--- 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Real Madrid Kalah Dominan

Pemain Real Madrid merayakan keberhasilan lolos ke semifinal Liga Champions setelah menyingkirkan Man City lewat drama adu penalti pada leg kedua perempat final Liga Champions yang digelar di Etihad Stadium, Kamis (18/4/2024) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Manchester City sebenarnya lebih mendominasi selama 120 menit pertandingan. Tim tuan rumah mencatatkan 67 persen penguasaan bola dan 33 tembakan, berbanding delapan tembakan yang ditorehkan Real Madrid. 

“Saya sering melihat Real Madrid melakukan hal ini. Lencana ini, memberikan sesuatu dari diri Anda yang tidak Anda sadari sebelumnya,” kata Ancelotti.

“Dalam adu penalti, kami yakin bisa lolos. Andriy Lunin tampil fantastis. Saya sangat suka ketika sebuah tim berkorban, bertarung. Selain kualitasnya. Inilah satu-satunya cara untuk menang di sini," imbuh pelatih berkebangsaan Italia itu. 

 

3 dari 4 halaman

Bangga Jadi Bagian Real Madrid

Carlo Ancelotti. Pelatih berusia 63 tahun yang sejak awal musim 2021/2022 membesut Real Madrid di periode keduanya ini tercatat pernah menangani 2 klub di Liga Inggris, yaitu Chelsea dan Everton. Ia mengarsiteki Chelsea selama 2 musim pada 2009/2010 dan 2010/2011. Sementara bersama Everton ia bertahan selama 1,5 musim mulai pertengahan musim 2019/2020 hingga akhir musim 2020/2021. (AFP/Pool/Peter Powell)

Ancelotti mengaku sangat bangga menjadi bagian dari tim Real Madrid yang tak pernah menyerah dan berkomitmen 

"Ini adalah Madrid-nya Madrid. Saya bagian dari tim ini. Saya sangat bangga. Tim ini punya komitmen luar biasa, padahal ditempa dengan cedera di awal musim ini. Saya pikir semua orang sangat fokus pada cara bertahan dan mereka melakukannya dengan baik.”

"Kami sangat senang bisa mencapai semifinal, terutama setelah menyingkirkan juara Eropa yang merupakan tim hebat," imbuh dia. 

 

4 dari 4 halaman

Berita Terkait