Divaldo Alves Ungkap Masalah Akut Penyebab Persijap Keok dari Persija: Kalah Kualitas dan Tak Bisa Maksimalkan Peluang

Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, mengungkapkan satu di antara masalah akut yang membuat anak asuhnya tumbang dari Persija Jakarta.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 03 Januari 2026, 21:40 WIB
Sejumlah pemain Persija Jakarta dijaga pemain Persijap dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (03/01/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, mengungkapkan satu di antara masalah akut yang membuat anak asuhnya tumbang dari Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senayan, Sabtu (3/1/2026), Persijap Jepara harus mengakui keunggulan Persija Jakarta setelah ditekuk dengan skor 0-2.

Advertisement

Dua gol Tim Macam Kemayoran dicetak pada babak kedua lewat Arlyansyah Abdulmanan (60’) dan Aditya Warman (78’). Bagi Divaldo Alves, laga melawan Tim Macan Kemayoran memang sangat berat bagi Laskar Kalinyamat.

“Sebelumnya, saya sudah bilang ini laga yang sangat berat. Kami harus melewati empat laga berat dari PSIM, Persebaya, Persija, dan Dewa United. Semuanya sangat berat. Namun, kami harus berani dan punya mental berjuang dan berusaha,” kata Divaldo seusai laga.

 


Pengambilan Keputusan

Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, memimpin timnya menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan ke-16 BRI Super League musim ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senayan, Sabtu (3/1/2026) sore WIB. Pada laga itu, Persijap kalah 0-2 dari Persija. (Bola.com/Abdul Aziz)

Juru taktik berpaspor Portugal itu tak menampik apabila perbedaan kualitas menjadi faktor timnya kalah dari Persija pada laga ini. Tim Macan Kemayoran memang punya amunisi yang lebih berkelas ketimbang timnya.

Namun, dia menyoroti pengambilan keputusan anak asuhnya yang tidak bisa memaksimalkan peluang dengan baik. Padahal, jika saja keputusan yang diambil lebih tepat, hasil pertandingan ini bisa berbeda.

“Untuk pertandingan ini, Persija Jakarta memang kualitasnya terlihat sekali. Saya harus jujur kualitas pemain Persija memang istimewa. Saya ingin ucapkan selamat mereka bisa dapat tiga poin dari laga ini,” ujar dia.

“Namun, ada juga beberapa momentum dalam pertandingan ini di saat kami mendapatkan peluang. Kalau saja pemain saya mengambil keputusan yang berbeda sedikit, mungkin hasilnya bisa berbeda juga,” tambahnya.

 


Gagal Maksimalkan Peluang

Pemain Persija Jakarta, Rosalvo (kanan) berebut bola dengan pemain Persijap dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (03/01/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Menurut pelatih berusia 47 tahun itu, masalah utama yang menghantui anak asuhnya masih belum juga terselesaikan. Aspek yang dimaksud Divaldo Alves ialah penyelesaian akhir yang kurang maksimal.

Hal itu sebetulnya sudah terlihat dari beberapa pertandingan terakhir. Akibatnya, Laskar Kalinyamat kesulitan mencetak gol. Terbukti mereka hanya bisa menghasilkan satu gol dari tiga pertandingan terakhir.

“Sebenarnya, sudah beberapa laga kami melihat seperti itu. Kami punya beberapa peluang mencetak gol, termasuk lewat transisi, tetapi tidak bisa dimaksimalkan dengan baik. Dan masalah itu masih sama pada laga ini,” kata dia.

 


Pemain Siap Berbenah

Striker asing Persijap Jepara, Sudi Abdallah, kembali mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Burundi pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Afrika. (DOK Persijap)

Sementara itu, striker Persijap, Sudi Abdallah, tak menampik jika kualitas lawan memang sangat sulit diimbangi. Namun, striker Timnas Burundi itu memastikan timnya akan berbenah demi meraih hasil terbaik pada partai berikutnya.

“Apalagi yang bisa saya katakan? Kami harus bertanding melawan tim yang sangat luar biasa. Mereka punya pemain-pemain yang berkualitas. Jadi, yang kami lakukan pada babak pertama ialah mengimbangi mereka,” kata Sudi.

“Namun, pada babak kedua, kami malah kehilangan konsentrasi. Kami juga mendapatkan beberapa peluang tetapi kami tidak bisa memaksimalkan dengan baik. Kami akan terus berusaha keras untuk meningkatkan kualitas kami dan meraih hasil terbaik pada laga berikutnya,” imbuhnya.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait