PSIM Vs Persebaya di BRI Super League: Jean-Paul van Gastel Ingatkan Ancaman Bajul Ijo

PSIM berhasil mengalahkan Persebaya pada putaran pertama BRI Super League. Namun, kini situasinya sudah berbeda. PSIM harus lebih waspada.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 25 Januari 2026, 05:00 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel sedang memberikan arahan kepada anak asuhnya saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta akan meladeni perlawanan Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Duel klasik ini berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (25-1-2026) sore.

PSIM memiliki modal bagus jelang laga ini. Laskar Mataram berhasil mencuri kemenangan 1-0 di markas Persebaya dalam partai pembuka kompetisi musim ini, 8 Agustus 2025.

Advertisement

Namun, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, melihat situasi kali ini sudah jauh berbeda. Apalagi belum lama ini Persebaya mendatangkan pelatih baru sarat pengalaman, Bernardo Tavares.

"Pelatih baru, datang. Dia baru memimpin satu pertandingan dan menang melawan Malut United, hasil yang sangat bagus untuk mereka," ujar Jean-Paul van Gastel, Sabtu (24-1-2026).

 


Sulit Ditebak

Bernardo Tavares untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Arsitek tim asal Belanda itu menilai perubahan tersebut membuat Persebaya sulit ditebak. Kehadiran pemain baru di kubu lawan serta pendekatan berbeda dari pelatih anyar diyakini bakal memberi dampak positif buat permainan tim tamu.

"Jadi, sulit memprediksi bagaimana mereka akan menghadapi kami. Ini akan jadi pertandingan yang berbeda. Mereka mendatangkan beberapa pemain baru dan pelatih baru. Seperti yang saya katakan, sulit diprediksi," kata van Gastel.

Ya, Bernardo Tavares bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Ia pernah mengukir prestasi gemilang dengan membawa PSM Makassar menjuari BRI Liga 1 2022/2023.

Van Gastel pun mengakui kualitas pelatih asal Portugal tersebut.

"Sulit mengatakannya. Tapi, dia pernah juara bersama Makassar. Menurut saya itu pekerjaan luar biasa jika Anda bisa menjadi juara di sebuah liga. Jadi, ya, tentu saja kami harus sangat tajam dan fokus," lanjutnya.

 


Sengit dan Menarik

Pemain PSIM Yogyakarta, Franco Ramos Mingo (kanan) mencoba mengamankan bola dari kejaran pemain Persebaya Surabaya, Mihailo Perovic pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Duel kedua tim dipastikan berlangsung sengit sejak menit awal. Persebaya bukan lawan mudah bagi PSIM. Selain dihuni sederet pemain mumpuni, mereka juga punya pengalaman panjang di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Persebaya datang dengan bekal apik berupa 10 pertandingan beruntun tanpa terkalahkan. Pekan sebelumnya, Green Force menang 1-0 atas Malut United. Sementara PSIM unggul 3-0 dari Madura United.

Dua tim ini hanya terpaut dua angka di klasemen sementara BRI Super League. PSIM yang bercokol di posisi keenam (30 poin) ditempel ketat Bajul Ijo yang berada tepat di bawah mereka atau urutan ketujuh dengan poin 28.

Berita Terkait