MotoGP Terapkan Gaji Minimum untuk Pembalap Mulai 2027

MotoGP siap untuk memperkenalkan gaji minimum pembalap mulai musim 2027.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Februari 2026, 21:00 WIB
MotoGP - Ilustrasi logo MotoGP. (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Ajang MotoGP bersiap melakukan perubahan penting dalam struktur finansialnya.

Mulai 2027, para pembalap kelas utama disebut akan dijamin menerima gaji minimum sebesar 500.000 euro (sekitar Rp9,8 miliar) per musim.

Advertisement

Kabar tersebut dilaporkan oleh motorsport.com, yang menyebut aturan itu akan berlaku bagi seluruh pembalap penuh waktu, termasuk para rookie yang baru naik ke kelas premier.

Langkah ini diambil untuk memperkecil kesenjangan pendapatan yang selama ini cukup lebar di grid. Padahal, setiap rider menghadapi risiko yang sama saat melaju di lintasan, terlepas dari status atau tim yang mereka bela.


Perbedaan Mencolok

Tim memperkenalkan YZR-M1 versi terbaru yang telah didesain ulang total yang akan menjadi senjata utama bagi dua pembalap andalan mereka, Fabio Quartararo dan Alex Rins. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dalam beberapa musim terakhir, nama-nama seperti Marc Marquez dan Fabio Quartararo diyakini menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi, dengan penghasilan melampaui 10 juta euro per musim.

Sebaliknya, sejumlah pembalap tim satelit disebut hanya menerima kontrak tahunan di kisaran 100.000 euro.

Perbedaan yang mencolok inilah yang mendorong wacana penetapan standar gaji minimum.

Jika resmi diterapkan, angka 500.000 euro itu tidak termasuk bonus berbasis performa. Artinya, insentif dari hasil balapan atau pencapaian tertentu tetap berada di luar nominal dasar tersebut.

Motorsport.com juga melaporkan bahwa klausul mengenai gaji minimum sudah dimasukkan ke draf perjanjian komersial 2027-2031 yang saat ini sedang dibahas antara MotoGP SEG, sebelumnya dikenal sebagai Dorna, dan para tim peserta.


Bukan Isu Baru

Marc Marquez pada tes pramusim MotoGP Thailand 2026. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Seruan soal upah minimum di MotoGP sebenarnya bukan isu baru. Wacana itu pernah dikaitkan dengan rencana pembentukan asosiasi pembalap, meski inisiatif tersebut pada akhirnya tidak terwujud.

Pembahasan kontrak komersial periode 2027-2031 dijadwalkan berlanjut akhir pekan ini dalam seri pembuka musim di Thailand, mempertemukan MotoGP SEG dan Motorcycle Sports Manufacturers Association (MSMA).

Di tengah proses negosiasi itu, beredar pula kabar bahwa para pabrikan menginginkan model kesepakatan ala Concorde Agreement di Formula 1 untuk memasuki era baru di bawah Liberty.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait