Chelsea Rugi, PSG Dapat Keuntungan Jelang 16 Besar Liga Champions

Paris Saint-Germain mendapatkan keuntungan besar jelang duel dua leg babak 16 besar UEFA Champions League melawan Chelsea.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Maret 2026, 05:15 WIB
Foto menunjukkan Piala Liga Champions yang dipajang di samping layar yang menampilkan hasil undian babak 16 besar, perempat final, dan semifinal Liga Champions 2025/2026 di House of European Football di Nyon, Swiss, Jumat (27/2/2026). Pengundian laga babak 16 besar, perempat final, dan semifinal Liga Champions 2025/2026 di House of European Football di Nyon, Swiss, Jumat (27/2/2026). (Harold CUNNINGHAM/AFP)

Bola.com, Jakarta - Paris Saint-Germain mendapatkan keuntungan besar jelang duel dua leg babak 16 besar UEFA Champions League melawan Chelsea.

Undian mempertemukan kedua tim dalam laga yang sarat gengsi, terutama setelah Chelsea sempat menaklukkan PSG di final Piala Dunia Antarklub pada Juli lalu. Pertemuan ini juga menghadirkan duel menarik antara Luis Enrique dan Liam Rosenior, dua pelatih yang memiliki koneksi tersendiri di sepak bola Prancis.

Advertisement

Leg pertama akan digelar di Paris pada 11 Maret, sebelum leg kedua berlangsung di London pada 17 Maret. Namun, di balik persiapan menuju laga krusial tersebut, PSG mendapat kabar baik dari otoritas liga domestik.

Pihak Ligue 1 mengabulkan permintaan PSG untuk menunda pertandingan liga mereka melawan FC Nantes. Laga tersebut kini dijadwalkan ulang pada pekan 20 April, memberi PSG waktu istirahat dan persiapan ekstra di antara dua leg kontra Chelsea.

Keputusan ini jelas menjadi suntikan moral bagi juara bertahan Prancis tersebut. Dengan jadwal yang lebih longgar, Luis Enrique dapat memaksimalkan kebugaran pemain dan fokus penuh pada duel Eropa.


Neraka buat Chelsea

Skuad Chelsea merayakan gol Joao Pedro ke gawang Fulham di pekan ketiga Premier League 2025/2026 di Stamford Bridge, Sabtu (30/08/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Sebaliknya, situasi berbeda dihadapi Chelsea. Hingga saat ini, Premier League belum memberi sinyal akan mengabulkan permintaan serupa, mengingat kompetisi Inggris secara historis jarang menyesuaikan jadwal demi kepentingan klub di Eropa.

Chelsea menghadapi periode padat dengan tujuh pertandingan dalam rentang waktu kurang dari tiga pekan. Dimulai dari laga tandang melawan Arsenal, The Blues juga harus bertandang ke markas Aston Villa, menghadapi Wrexham di Piala FA, hingga duel Liga Champions kontra PSG.

Dalam empat kesempatan berbeda, Chelsea hanya memiliki jeda tiga hari antarpertandingan. Kondisi ini berpotensi menguras stamina skuad dan memengaruhi performa di laga krusial Eropa.

 


Keuntungan Mental dan Fisik

Juara bertahan, Paris Saint-Germain berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 setelah menang agregat dari AS Monaco pada Selasa (25/02/2026) waktu setempat. (AFP/Franck Fife)

Sementara itu, PSG hanya memainkan empat pertandingan sepanjang 1 hingga 22 Maret. Bahkan, mereka memiliki satu hari tambahan untuk mempersiapkan leg pertama dan tiga hari ekstra jelang leg kedua di London.

Perbedaan jadwal ini bisa menjadi faktor penentu dalam duel dua leg nanti. Dengan rotasi yang lebih terkontrol dan waktu pemulihan yang cukup, PSG jelas berada dalam posisi lebih ideal dibandingkan Chelsea yang harus berjibaku dengan jadwal padat domestik.

Mampukah Chelsea mengatasi tantangan fisik dan mental tersebut, atau justru PSG yang akan memaksimalkan keuntungan jadwal untuk melangkah ke perempat final?


16 Besar Liga Champions

  • Man City vs Real Madrid
  • Sporting Club vs Bodo/Glimt
  • Chelsea vs PSG
  • Barcelona vs Newcastle United
  • Liverpool vs Galatasaray
  • Tottenham Hotspur vs Atletico Madrid
  • Bayern Munchen vs Atalanta
  • Arsenal vs Bayer Leverkusen

Berita Terkait