Juventus Didesak Segera Amankan Kontrak Baru Dusan Vlahovic

Mantan bek Juventus, Dario Bonetti, melontarkan kritik tajam terhadap manajemen klub terkait masa depan Dusan Vlahovic.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 03 Maret 2026, 08:00 WIB
Striker Juventus, Dusan Vlahovic, mencetak satu gol saat timnya menang 4-0 atas Cagliari pada laga 16 besar Coppa Italia di Allianz Stadium, Rabu (18/12/2024) dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - Mantan bek Juventus, Dario Bonetti, melontarkan kritik tajam terhadap manajemen klub terkait masa depan Dusan Vlahovic. Ia menegaskan bahwa Bianconeri harus segera mengamankan sang striker dengan kontrak baru jika tidak ingin menyesal di kemudian hari.

Kontrak Vlahovic akan habis pada akhir musim ini. Jika tak ada kesepakatan baru, Juventus berisiko kehilangan salah satu aset terpentingnya secara gratis atau dengan harga di bawah nilai pasar. Bonetti menilai situasi ini sangat berbahaya, terutama bagi tim yang masih berjuang menemukan konsistensi di lini depan.

Advertisement

Berbicara kepada Radio Bianconera, Bonetti menekankan bahwa kelanjutan karier Vlahovic di Turin akan sangat bergantung pada niat kedua belah pihak.

“Keberlanjutan Vlahovic tergantung pada niat bersama antara pemain dan klub. Penting untuk memahami apakah ia merasakan kepercayaan penuh di sekitarnya,” ujarnya.


Susah Cari Pengganti

Menurut Bonetti, Vlahovic tetaplah penyerang kelas dunia yang tidak mudah digantikan. Ia menilai Juventus sudah cukup kesulitan dalam urusan mencetak gol musim ini. Karena itu, membiarkan striker timnas Serbia tersebut pergi justru akan memperbesar masalah.

“Dia adalah penyerang tengah top dan tidak mudah digantikan, apalagi bagi Juventus yang terlihat kesulitan di lini serang. Jika dia sudah ada di skuad, klub seharusnya kembali menjadikannya pusat proyek,” tambahnya.

Komentar itu muncul setelah hasil imbang dramatis 3-3 melawan AS Roma di ajang Serie A. Laga tersebut kembali memperlihatkan inkonsistensi performa Juventus—mampu mencetak gol, tetapi rapuh dalam menjaga keunggulan.


Masalah yang Lebih Besar

Bonetti juga menyoroti persoalan yang lebih luas di tubuh klub. Dalam beberapa tahun terakhir, Juventus dinilai terlalu sering melakukan perubahan, baik di kursi pelatih maupun dalam komposisi pemain. Investasi besar telah dikeluarkan, tetapi hasilnya belum mencerminkan stabilitas jangka panjang.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Juventus mengganti terlalu banyak pelatih dan pemain, menginvestasikan dana besar tanpa mencapai konsistensi. Kami paham hasil itu penting, tetapi kesabaran terasa kurang, dan manajemen terlihat bingung,” tegasnya.

Ia bahkan menyarankan agar klub mempertahankan Luciano Spalletti, alih-alih kembali memulai proyek baru. Menurutnya, setiap pergantian pelatih berarti kembali dari nol—sesuatu yang hanya memperlambat proses pembentukan identitas tim.

Berita Terkait