Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia terus mengapungkan asa tinggi untuk tampil sebagai yang terbaik di ajang FIFA Series 2026. Mentas di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, FIFA Series yang digagas FIFA akan berlangsung dari 27 hingga 30 Maret.
Selain Indonesia yang berstatus tuan rumah, tiga negara lain yang juga ambil bagian adalah Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.
Pelatih John Herdman kemungkinan besar masih akan memakai stok lama dan sejumlah pemain naturalisasi yang berkarier di Eropa bakal mengisi starting XI.
FIFA Series menjadi target penting bagi PSSI setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 yang berujung pemecatan massal di tataran pelatih.
Satu dari sekian bintang yang masuk daftar andalan sekaligus tumpuan, siapa lagi kalau bukan Jay Idzes.
Konsisten
Palang pintu berusia 25 tahun tersebut terus mengirimkan sinyal positif dari kasta teratas Italia, Serie A 2025/2026.
Terkini, Jay Idzes kembali membantu timnya, Sassuolo, meraup tiga angka usai mengalahkan Atalanta 2-1 di Stadion Mapei, Minggu (1/3/2026).
Meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-16, pasukan Fabio Grosso tetap tangguh berkat kinerja Jay Idzes di lini belakang.
Untuk kesekian kalinya, Kapten Timnas Indonesia itu mendapat sanjungan dari banyak pihak, termasuk pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan.
"Kapten Tim Nasional Indonsia Bang Jay tampil luar biasa, tidak tergantikan, selalu dimainkan oleh pelatih Fabio Grosso. Dia membuktikan pada pertandingan kemarin di kandang sendiri di Stadion Mapei. Jay dan kawan-kawan menang atas Atalanta 2-1," kata Ronny Pangemanan via kanal YouTube pribadinya Bung Ropan.
Kemenangan Krusial
Menurut Ropan, kemenangan menjadi krusial karena lawan bukan tim kaleng-kaleng.
"Atalanta ini tim yang kuat di Serie A dan mereka menjadi satu-satunya wakil Italia di kanca Liga Champions. Undian sudah dilakukan, Atalanta akan berhadapan dengan Bayern Munchen," tukas Ropan.
"Ketika Atalanta kemarin bertandang ke markas Sassuolo, mereka tumbang dengan skor 1-2. Dua gol dari Sassuolo yang membuat mereka sekarang naik ke peringkat kedelapan dengan 38 poin. Artinya sudah menjauh dari zona degradasi," imbuhnya.
Posisi Aman
Lebih lanjut Ropan mengatakan, Jay Idzes kini merasa aman karena timnya besar kumungkinan tak akan degradasi.
"Menurut saya sih mereka sudah aman, walaupun pertandingan masih pertandingan di depan. Ada beberapa pertandingan sampai di pekan ke-38. Tetapi saya rasa dengan posisi kedelapan saat ini, Jay dkk. akan terhindar karena di bawah itu jauh. Mereka unggul 14 poin dengan tim yang ada di zona merah, zona degradasi," tutur Ropan.
"Kemarin Jay dipasang bersama dengan tendemnya, Tarik Muharemović. Fabio Grosso memainkan dengan formasi empat bek, 4-3-3. Hebatnya Sassuolo, sejak menit ke-16 mereka sudah bermain dengan 10 pemain. Kalah jumlah pemain melawan tim yang kuat," pungkas Ropan.